GP Ansor: Terorisme Masih Jadi Ancaman, Bahaya Jika Densus 88 Dibubarkan
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 22:45 WIB
Bukti tersebut antara lain ditandai dengan keberhasilan tim Densus yang berulangkali menangkap sejumlah pelaku terorisme di berbagai tempat. Bahkan, Densus 88 juga berhasil mencegah upaya aksi kekerasan yang telah direncanakan matang oleh para teroris. Kecermatan tim Densus dalam mengendus rencana aksi para pelaku teroris ini perlu mendapat apresiasi karena bisa mencegah timbulnya banyak korban jiwa.
"Namun diakui di beberapa kasus Densus 88 masih kecolongan seperti terakhir aksi bom gereja di Makassar Maret 2021 lalu. Tapi jika Densus dibubarkan, para pelaku terorisme jelas akan semakin tambah leluasa," katanya.
Nuruzzaman mengatakan, alasan Fadli Zon mengusulkan pembubaran Densus 88 lantaran adanya Islamphobia juga sangat berlebihan. Justru GP Ansor melihat, dari waktu ke waktu Densus 88 Antiteror Polri semakin humanis dalam bekerja.
"Bahkan sudah banyak sekali mantan teroris yang selain kembali ke pangkuan NKRI juga menjalankan agamanya dengan baik dan benar. Ini terjadi karena aksi terorisme itu jelas menyimpang dari ajaran agama dan pendekatan yang dilakukan Densus 88 atau Polri pun semakin humanis, sehingga mereka sadar," tegas Nuruzzaman.
Lihat Juga :