Cerita Sedih Prajurit TNI, Amankan Pulau Terluar dengan Menumpang Perahu Warga

Selasa, 12 Oktober 2021 - 10:06 WIB
Danrem 131/Satiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong memaparkann kendala saat melakukan pengawasan pulau terluar di bagian utara Sulawesi. Foto/ist
JAKARTA - Pimpinan dan anggota Komisi I DPR mengunjungi Markas Korem 131/Santiago di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Senin (11/10/2021) kemarin. Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Prince Meyer Putong menceritakan ragam kendala yang mereka alami saat bertugas melakukan pengawasan terhadap pulau-pulau terluar, khususnya di Indonesia bagian utara.

“Kemampuan kami di perbatasan juga. Memang kekurangan-kekurangan itu banyak pulau yang belum diduduki oleh pos-pos pengamanan kami. Kami mendapatkan lima pos dari staf operasi panglima TNI yang mengkoordinir tentang pengamanan perbatasan, kami berbatasan dengan pulau-pulau kecil terluar,” kata Meyer dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR, yang dikutip Selasa (12/10/2021).



Baca juga: Pimpin Apel Luar Biasa, Ini Perintah Wakasau ke Prajurit TNI AU

Namun, Meyer menegaskan, pihaknya tetap melakukan patroli terbatas terhadap pulau-pulau terluar tersebut dengan segala keterbatasan yang ada. Meskipun dengan keterbatasan personel sehingga tidak semua pulau dijaga oleh petugas, dan juga keterbatasan alat utama sistem persenjataan (alutsista), yang membuat prajurit harus menumpang kapal dan perahu warga untuk berpatroli ke pulau-pulau terluar itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!