Penjelasan PKB tentang Munculnya Matahari Kembar di Pemilu 2024

Minggu, 10 Oktober 2021 - 13:29 WIB
"Model transisi seperti itu akan mempercepat kembalinya kohesi masyarakat yang sempat mengalami dinamisasi akibat pemilu," sambungnya.

Luqman Hakim mengungkapkan, dalam perspektif demokrasi, adanya capres-cawapres terpilih bersamaan waktunya dengan Presiden yang sedang memimpin, bukan hal negatif.

Keberadaan mereka kata Luqman, justru menjadi prasyarat penting terjadinya proses transisi pemerintahan secara damai dan bermartabat.

"Konsep matahari kembar yang menimbulkan dampak negatif hanya dikenal dalam budaya kekuasaan negara Monarki dan Kekaisaran. Negara kita tidak menganut sistem monarki maupun kekaisaran. Indonesia adalah negara demokrasi," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!