Mikroplastik Galon Sekali Pakai Dinilai Membahayakan Manusia dan Lingkungan

Selasa, 05 Oktober 2021 - 23:32 WIB
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait dalam webinar soal plastik dengan media yang diadakan secara online, Selasa (5/10/2021). FOTO/TANGKAPAN LAYAR
JAKARTA - Koordinator Nol Sampah, Wawan Some memastikan uraian (luruhan) mikroplastik dari galon sekali pakai tidak hanya membahayakan kesehatan mahluk hidup, termasuk manusia, tapi juga bagi lingkungan. Menurutnya, air dalam kemasan galon sekali pakai itu tidak bisa disimpan terlalu lama karena akan menyebabkan makin banyak mikroplastik dari lapisan galon itu yang terlepas (luruh), yang bisa menyebabkan penyakit kanker bagi pengonsumsinya.

"Kalau kita minum air galon sekali pakai yang tersimpan dalam waktu berhari-hari, maka semakin banyak mikroplastik dari lapisan galon yang lepas. Karena, dengan waktu yang lama itu akan ada juga pengaruh panas dan sebagainya, yang akan membantu terlepasnya mikroplastik itu, sehingga menjadi sangat berbahaya jika diminum," katanya dalam webinar soal plastik dengan media yang diadakan secara online, Selasa (5/10/2021).



Wawan menyambut baik penelitian mikroplastik dalam galon sekali pakai yang dilakukan Greenpeace bersama Universitas Indonesia (UI) baru-baru ini. Hasil pengujian mikroskopis yang dilakukan Greenpeace dan laboratorium kimia anorganik UI terhadap galon sekali pakai memperlihatkan adanya kandungan mikroplastik dalam sampel.

Baca juga: Greenpeace: Hasil Uji Lab Temukan Mikroplastik di Air Kemasan Galon Sekali Pakai
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!