E-Sport Bakal Jadi Fokus RUU Sistem Keolahragaan Nasional
Selasa, 05 Oktober 2021 - 10:39 WIB
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Dok SINDONEWS
JAKARTA -
Pertumbuhan e-Sport di tanah air dalam beberapa tahun terakhir begitu pesat. Rancangan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN) akan memastikan pertumbuhan e-Sport menjadi lebih terarah sehingga meminimalkan dampak negatif di kalangan generasi muda Indonesia.
“Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar game online di dunia. Fenomena ini harus dikanalisasi melalui pembinaan, kompetisi, hingga dukungan industri sehingga meminimalkan dampak negatif dan memperbesar potensi kemanfaatan yang bisa diraih,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, Selasa (5/10/2021).
Huda menjelaskan saat ini belum ada regulasi di level undang-undang yang mengakomodasi fenomena e-Sport. Padahal berbagai turnamen dan kompetisi e-Sport marak diselenggarakan oleh berbagai asosiasi game online di Indonesia. “Bahkan saat ini telah muncul beberapa klub e-Sport yang melakukan aktivitas kompetisi, pembinaan, hingga transfer pemain. Kami menerima informasi jika transfer pemain e-Sport tidak kalah nilainya atau bahkan lebih besar dibandingkan transfer pemain sepak bola di tanah air,” katanya. (Baca Juga :RUU SKN Harus Amanatkan Dana Olahraga)
Pertumbuhan e-Sport di tanah air dalam beberapa tahun terakhir begitu pesat. Rancangan Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional (RUU SKN) akan memastikan pertumbuhan e-Sport menjadi lebih terarah sehingga meminimalkan dampak negatif di kalangan generasi muda Indonesia.
“Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar game online di dunia. Fenomena ini harus dikanalisasi melalui pembinaan, kompetisi, hingga dukungan industri sehingga meminimalkan dampak negatif dan memperbesar potensi kemanfaatan yang bisa diraih,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, Selasa (5/10/2021).
Huda menjelaskan saat ini belum ada regulasi di level undang-undang yang mengakomodasi fenomena e-Sport. Padahal berbagai turnamen dan kompetisi e-Sport marak diselenggarakan oleh berbagai asosiasi game online di Indonesia. “Bahkan saat ini telah muncul beberapa klub e-Sport yang melakukan aktivitas kompetisi, pembinaan, hingga transfer pemain. Kami menerima informasi jika transfer pemain e-Sport tidak kalah nilainya atau bahkan lebih besar dibandingkan transfer pemain sepak bola di tanah air,” katanya. (Baca Juga :RUU SKN Harus Amanatkan Dana Olahraga)
Lihat Juga :