Guru Besar Undip dan ITB Pastikan Air Kemasan Galon Guna Ulang Aman

Minggu, 03 Oktober 2021 - 23:49 WIB
Penggunaan kemasan galon guna ulang dinyatakan aman. FOTO/IST
JAKARTA - Guru Besar Bidang Pemrosesan Pangan Departemen Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip) Prof Andri Cahyo Kumoro memastikan penggunaan kemasan galon guna ulang aman. Sebab, potensi migrasi zat prekursor Bisfenol A ( BPA ) sisa proses pembuatan polikarbonat pada galon tersebut masih berada dalam ambang batas aman dan tidak membahayakan kesehatan manusia.

"Kalau pemakaian, pencucian dan distribusinya galon polikarbonat dilakukan dengan betul, itu tidak perlu dikhawatirkan. Untuk kemasan air galon guna ulang masih di bawah batas toleransi," katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/10/2021). Menurut Andri, yang paling penting paparan terhadap panas (suhu tinggi), goncangan dan goresan terhadap galon harus diminimalkan.



Dia mengutarakan FDA (Food and Drug Administration) dan CDC (Disease Control and Prevention) di AS menetapkan ambang batas aman BPA itu sekitar 1 ppm per berat badan per hari. Sedang di beberapa negara menerapkan 50 ppm BPA per berat badan per hari. Untuk di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menetapkan ambang batas aman BPA maksimal 0,6 bpj (600 mikrogram/kg).

Baca juga: Narasi Negatif Soal BPA Jangan Sampai Ganggu Sektor Industri
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!