Uji Nyali Bersepeda di Puncak Merapi Gunung Dempo Pagaralam
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 20:36 WIB
baca juga: Antoni Umar, Sesepuh Pencinta Alam Gunung Dempo Meninggal Dunia
Sambil mendaki medan terjal dan curam, para penggiat alam bebas ini harus memanggul dua unit sepeda gunung yang sudah dicopot ban depan dan belakang serta stangnya. Lebih 10 jam mendaki, tibalah tim di puncak Gunung Dempo, dan langsung menuju pelataran untuk kemudian berkemah dan bermalam.
Keesokannya, pagi-pagi sekali tim yang diketuai Kemas Andra, dari Masopala, menuju puncak Merapi Gunung Dempo. Di atas puncak tertinggi inilah, satu persatu anggota tim bergantian menjajal medan curam berbahaya di puncak Dempo, bersepeda tanpa rasa takut.
Tak main-main, anggota tim ada yang mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi. Meski seru, anggota tim tentu harus ekstra hati-hati. Lengah sedikit saja, nyawa taruhannya. Anggota tim berikut sepeda yang dikendarai bisa saja terlempar ke jurang dan tebing terjal di kiri kanan jalur, termasuk kawah gunung yang menganga.
baca juga: Jenderal Polisi Ini Punguti Sampah di Gunung Dempo
Beruntung, di antara anggota tim ada pembalap downhill yang bergabung. Mereka adalah Candra Ariavijaya dan Mahfudz, termasuk Ketua Pengurus Provinsi ISSI Sumsel, Dodi Sohe. Khusus Chandra Ariavijaya, meski sudah berusia setengah abad, namun pria yang pernah bersepeda di puncak Gunung Batur, Bali, ini ternyata masih sangat prima bersepeda di puncak gunung Dempo.
Sambil mendaki medan terjal dan curam, para penggiat alam bebas ini harus memanggul dua unit sepeda gunung yang sudah dicopot ban depan dan belakang serta stangnya. Lebih 10 jam mendaki, tibalah tim di puncak Gunung Dempo, dan langsung menuju pelataran untuk kemudian berkemah dan bermalam.
Keesokannya, pagi-pagi sekali tim yang diketuai Kemas Andra, dari Masopala, menuju puncak Merapi Gunung Dempo. Di atas puncak tertinggi inilah, satu persatu anggota tim bergantian menjajal medan curam berbahaya di puncak Dempo, bersepeda tanpa rasa takut.
Tak main-main, anggota tim ada yang mengayuh sepeda dengan kecepatan tinggi. Meski seru, anggota tim tentu harus ekstra hati-hati. Lengah sedikit saja, nyawa taruhannya. Anggota tim berikut sepeda yang dikendarai bisa saja terlempar ke jurang dan tebing terjal di kiri kanan jalur, termasuk kawah gunung yang menganga.
baca juga: Jenderal Polisi Ini Punguti Sampah di Gunung Dempo
Beruntung, di antara anggota tim ada pembalap downhill yang bergabung. Mereka adalah Candra Ariavijaya dan Mahfudz, termasuk Ketua Pengurus Provinsi ISSI Sumsel, Dodi Sohe. Khusus Chandra Ariavijaya, meski sudah berusia setengah abad, namun pria yang pernah bersepeda di puncak Gunung Batur, Bali, ini ternyata masih sangat prima bersepeda di puncak gunung Dempo.
Lihat Juga :