Universitas Indonesia Diyakini Tak Diuntungkan dengan Perilaku Ade Armando

Selasa, 02 Juni 2020 - 09:05 WIB
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Saleh Partaonan Daulay menilai Ade Armando tidak perlu didengar dan diperdulikan. Foto/SINDOphoto
JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah , Saleh Partaonan Daulay menilai Ade Armando tidak perlu didengar dan diperdulikan. Sebab, kata dia, Ade Armando di banyak kesempatan selalu mencari sensasi dan perhatian.

Dia melanjutkan, tidak jelas apa target dan tujuannya Ade Armando banyak mencaci dan menyudutkan orang. Bahkan, dengan bahasa-bahasa yang tidak sopan. (Baca juga: Pemuda Muhammadiyah: Ade Armando Jangan Over Acting)



β€œAde ini terlalu usil. Banyak mencampuri urusan orang. Kelihatannya dia mau membela pemerintah. Tetapi tidak jelas apa posisinya di dalam pemerintahan. Tidak jelas juga dia merepresentasikan siapa,” ujar Saleh dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/6/2020).

Dia mengatakan banyak orang yang menyayangkan kelakuan Ade Armando ini. "Sebagai akademisi dari universitas besar, tidak seharusnya dia berperilaku seperti itu. Secara institusi, Universitas Indonesia tempat dia mengajar dipastikan tidak diuntungkan dengan tindakan dan perilaku seperti itu. Sudah selayaknya, Ade Armando ini diperingatkan,” tegas Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

"Sebetulnya, kasihan dengan Ade ini. Sudah lama dia melakukan aksi seperti ini. Mungkin berharap diajak gabung di pemerintahan. Tetapi anehnya, tidak masuk-masuk. Mungkin dinilai tidak ada juga yang spesial dari dia,” sambung Anggota Komisi IX DPR RI ini.

Saleh menilai sebenarnya Ade Armando tidak berani-berani amat. Sebab, dalam setiap postingan Ade Armando selalu dia ukur sehingga tidak masuk ranah hukum. Jadi, lanjut dia, Ade Armando leluasa menghina orang dan mencerca orang tanpa harus dikenai sanksi hukum.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!