Akan Direkrut Jadi ASN Polri, Pegawai KPK Nonaktif Beri Tanggapan Begini
Rabu, 29 September 2021 - 07:04 WIB
Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi nonaktif pada KPK, Giri Suprapdiono merespons terkait 56 pegawai nonaktif KPK akan direkrut jadi ASN Polri. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi nonaktif pada Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ), Giri Suprapdiono turut memberikan tanggapannya terkait Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan merekrut 56 pegawai nonaktif KPK untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri.
Baca juga: Apresiasi Kapolri Tarik 56 Pegawai KPK, Guru Besar UGM: Pengakuan TWK Tak Relevan
Giri mengapresiasi sikap Kapolri. Namun kata dia, rencana Kapolri tersebut masih jauh dari harapan 56 pegawai untuk tetap bisa memberantas korupsi di KPK.
Baca juga: Kapolri Sebut Jokowi Restui 56 Pegawai KPK Jadi ASN Polri, Fadjroel: Berarti Sahih
"Walau masih jauh dari harapan utama kami, kembali memberantas korupsi di KPK. Semoga Bapak Presiden juga menyampaikan kepada publik sikap beliau," kata Giri melalui pesan singkatnya, Selasa (28/9/2021).
Dijelaskan Giri, dia dan 55 pegawai KPK nonaktif lainnya masih konsolidasi untuk menentukan sikap terkait rencana Kapolri tersebut. Kata Giri, pihaknya juga akan meminta masukan dari para pegiat antikorupsi soal rencana Kapolri.
Baca juga: Apresiasi Kapolri Tarik 56 Pegawai KPK, Guru Besar UGM: Pengakuan TWK Tak Relevan
Giri mengapresiasi sikap Kapolri. Namun kata dia, rencana Kapolri tersebut masih jauh dari harapan 56 pegawai untuk tetap bisa memberantas korupsi di KPK.
Baca juga: Kapolri Sebut Jokowi Restui 56 Pegawai KPK Jadi ASN Polri, Fadjroel: Berarti Sahih
"Walau masih jauh dari harapan utama kami, kembali memberantas korupsi di KPK. Semoga Bapak Presiden juga menyampaikan kepada publik sikap beliau," kata Giri melalui pesan singkatnya, Selasa (28/9/2021).
Dijelaskan Giri, dia dan 55 pegawai KPK nonaktif lainnya masih konsolidasi untuk menentukan sikap terkait rencana Kapolri tersebut. Kata Giri, pihaknya juga akan meminta masukan dari para pegiat antikorupsi soal rencana Kapolri.
Lihat Juga :