Pangkostrad: Foto-Foto Peristiwa 1965 Tersimpan Baik Agar Tak Lupa Pemberontakan PKI

Senin, 27 September 2021 - 21:58 WIB
Sebelumnya, Gatot Nurmantyo pada diskusi webinar bertema TNI vs PKI yang diselenggarakan Insan Cita pada Minggu (26/9/2021) malam menyampaikan pandangannya mengenai komunisme dan PKI.

”Memang benar sebagai organisasi PKI telah dibubarkan, sebagai ideologi juga sudah tidak laku. Tetapi jangan lupa keturunan mereka membawa dendam dan berupaya mengubah sejarah,” tutur Gatot dalam sebuah diskusi dengan KAHMI dikutip dari akun Youtube Kang Jana Tea, Senin (27/9/2021).

Menurut Gatot, kendati terus menyamarkan diri, gaya dan cara berpolitik PKI sangat mudah dikenali. Pertama, politik adu domba antara sesama anak bangsa, antara rakyat dengan pemeritah agar bisa menguasai Indonesia. Kedua, membuat propaganda agar masyarakat tidak percaya pada pemuka agama. ”Inilah yang disebut PKI gaya baru . Hanya TNI dan Umat Islam, rakyat keseluruhan yang bisa menghadapinya,” kata Gatot.

Tetapi dia melihat ada yang berbeda di TNI. Hal ini disimpulkannya setelah menyaksikan perubahan di Markas Kostrad TN AD. Gatot menuturkan, di Markas Kostrad, ada sebuah ruangan bernama Museum Darma Bhakti. Ruang itu merupakan ruang kerja Soeharto ketika saat menjabat sebagai pangkostrad.

Baca juga: Pangkostrad Jawab Tudingan Gatot Nurmantyo soal Hilangnya 3 Patung di Museum Kostrad
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!