Rachmat Gobel Sebut Teknofast Turki Momentum Produk Dirgantara Unjuk Gigi
Rabu, 22 September 2021 - 17:50 WIB
"Ini yang mengesankan. Mimpi anak-anak tentang masa depan sudah ditanamkan. Pada saat yang sama mereka juga dipompa cinta dan bangga terhadap bangsanya," kata Gobel.
Di paviliun Indonesia juga terdapat desk milik ITS, ITB, UI, RAI, BRIN, Osse, dan lain-lain. Gobel didampingi sejumlah anggota DPR Anton Sukartono Suratto, Bambang Patijaya, Jazuli Juwaini, Vera Febyanthy, Kresna Dewanata Phrosakh, Ina Elisabeth Kobak, dan Muhammad Rapsel Ali. Dari PTDI hadir Elfien Goentoro, direktur utama.
Pameran teknologi Teknofest diadakan di bandara Ataturk. Selain menampilkan produk-produk pesawat buatan Turki, juga menghadirkan beragam capaian teknologi Turki, di antaranya mock up mobil listrik Turki Togg.
Turki dikenal berpengalaman pada teknologi dirgantara militer, termasuk drone. PTDI menampilkan CN235 serta mengenalkan program pembuatan pesawat N219 dan R80.
Namun yang paling penting dari pameran ini adalah kompetisi teknologi yang diikuti pelajar, mahasiswa, dan generasi muda. Kompetisi ini diikuti ribuan peserta dari dalam negeri dan luar negeri, termasuk dari Indonesia.
Peserta dari Indonesia dari UI, ITB, UGM, ITS, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Telkom. Ada banyak kategori yang dilombakan. Pada tahun 2018 dan 2019 ada peserta dari Indonesia yang juara, yaitu dari ITS dan ITB.
Di paviliun Indonesia juga terdapat desk milik ITS, ITB, UI, RAI, BRIN, Osse, dan lain-lain. Gobel didampingi sejumlah anggota DPR Anton Sukartono Suratto, Bambang Patijaya, Jazuli Juwaini, Vera Febyanthy, Kresna Dewanata Phrosakh, Ina Elisabeth Kobak, dan Muhammad Rapsel Ali. Dari PTDI hadir Elfien Goentoro, direktur utama.
Pameran teknologi Teknofest diadakan di bandara Ataturk. Selain menampilkan produk-produk pesawat buatan Turki, juga menghadirkan beragam capaian teknologi Turki, di antaranya mock up mobil listrik Turki Togg.
Turki dikenal berpengalaman pada teknologi dirgantara militer, termasuk drone. PTDI menampilkan CN235 serta mengenalkan program pembuatan pesawat N219 dan R80.
Namun yang paling penting dari pameran ini adalah kompetisi teknologi yang diikuti pelajar, mahasiswa, dan generasi muda. Kompetisi ini diikuti ribuan peserta dari dalam negeri dan luar negeri, termasuk dari Indonesia.
Peserta dari Indonesia dari UI, ITB, UGM, ITS, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Telkom. Ada banyak kategori yang dilombakan. Pada tahun 2018 dan 2019 ada peserta dari Indonesia yang juara, yaitu dari ITS dan ITB.
Lihat Juga :