Kepala BRIN Dorong Peneliti Siapkan Teknologi Masa Depan
Selasa, 13 Januari 2026 - 15:49 WIB
loading...
Kepala BRIN Arif Satria mendorong para peneliti agar mulai memikirkan future technology atau teknologi masa depan agar forecasting teknologi masa depan menjadi keniscayaan. Foto: Dok Sindonews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mendorong para peneliti agar mulai memikirkan future technology atau teknologi masa depan agar forecasting teknologi masa depan menjadi keniscayaan. Karena itu, dia meminta peneliti juga memahami kompleksitas ekosistem karena dunia yang berubah dengan cepat.
Hal itu disampaikan Arif saat Pelantikan Pejabat Fungsional di lingkungan BRIN, Senin (12/1/2026). Sebanyak 145 pejabat di Bidang Iptek dan Riset Inovasi serta Manajemen Iptek dilantik dari hasil proses uji kompetensi baik melalui mekanisme promosi maupun perpindahan dari jabatan lain.
Baca juga: Dilantik Jadi Kepala BRIN, Arif Satria Beberkan Arah Kebijakannya
“Saat ini kita harus menguasai sejumlah variabel, sehingga ketika kita memberikan solusi maka solusi itulah yang tepat untuk menjawab kebutuhan. Di sinilah keterbukaan pemikiran, keterbukaan untuk terus berinteraksi dengan bidang-bidang lain menjadi sangat penting supaya kita selalu survive dengan berbagai dinamika perubahan yang seperti ini,” ujar Arif.
Dia berharap para peneliti mulai memikirkan future technology yang tidak hanya bisa menyelesaikan masalah hari ini. Namun, menyiapkan masalah yang akan terjadi di esok hari serta menyiapkan masa depan hingga 20 tahun mendatang.
Mulai saat ini BRIN harus mulai riset dan melakukan berbagai aktivitas agar mampu mengantisipasi masa depan. Sehingga, peneliti didorong berpikir, berimajinasi, dan berkreasi agar BRIN selalu terdepan dalam menghadirkan teknologi dan inovasi yang menjadi rujukan berbagai pihak.
“Itulah yang bisa kita lakukan ketika kita mulai teknologi. Sekarang sudah ada AI yang dapat dimanfaatkan untuk meng-forecast future technology apa yang harus kita hasilkan. Sehingga, BRIN kita harapkan selalu terdepan dalam menghadirkan teknologi dan inovasi, menghadirkan berbagai gagasan pemikiran, dan selalu menjadi rujukan bagi berbagai pihak dalam industri, masyarakat, hingga kebijakan pemerintah,” ungkapnya.
Hal itu disampaikan Arif saat Pelantikan Pejabat Fungsional di lingkungan BRIN, Senin (12/1/2026). Sebanyak 145 pejabat di Bidang Iptek dan Riset Inovasi serta Manajemen Iptek dilantik dari hasil proses uji kompetensi baik melalui mekanisme promosi maupun perpindahan dari jabatan lain.
Baca juga: Dilantik Jadi Kepala BRIN, Arif Satria Beberkan Arah Kebijakannya
“Saat ini kita harus menguasai sejumlah variabel, sehingga ketika kita memberikan solusi maka solusi itulah yang tepat untuk menjawab kebutuhan. Di sinilah keterbukaan pemikiran, keterbukaan untuk terus berinteraksi dengan bidang-bidang lain menjadi sangat penting supaya kita selalu survive dengan berbagai dinamika perubahan yang seperti ini,” ujar Arif.
Dia berharap para peneliti mulai memikirkan future technology yang tidak hanya bisa menyelesaikan masalah hari ini. Namun, menyiapkan masalah yang akan terjadi di esok hari serta menyiapkan masa depan hingga 20 tahun mendatang.
Mulai saat ini BRIN harus mulai riset dan melakukan berbagai aktivitas agar mampu mengantisipasi masa depan. Sehingga, peneliti didorong berpikir, berimajinasi, dan berkreasi agar BRIN selalu terdepan dalam menghadirkan teknologi dan inovasi yang menjadi rujukan berbagai pihak.
“Itulah yang bisa kita lakukan ketika kita mulai teknologi. Sekarang sudah ada AI yang dapat dimanfaatkan untuk meng-forecast future technology apa yang harus kita hasilkan. Sehingga, BRIN kita harapkan selalu terdepan dalam menghadirkan teknologi dan inovasi, menghadirkan berbagai gagasan pemikiran, dan selalu menjadi rujukan bagi berbagai pihak dalam industri, masyarakat, hingga kebijakan pemerintah,” ungkapnya.
(jon)
Lihat Juga :