Jika Sesuai Giliran Calon Panglima TNI dari Matra Laut, tapi Bukan Kewajiban
Selasa, 21 September 2021 - 14:40 WIB
Prinsip bergiliran dari setiap matrai, menjadi perbincangan di tengah isu calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki purna tugas. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Prinsip bergiliran dari setiap matra angkatan belakangan ini, menjadi perbincangan di tengah isu tentang calon Panglima TNI pengganti Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki purna tugasnya November 2024.
Baca juga: Puan Maharani Minta Semua Pihak Bersabar Tunggu Calon Panglima TNI
Prinsip tersebut juga diakui Anggota Komisi I DPR, Bobby Rizaldi. Dia mengatakan, dalam Undang-Undang (UU) 34 Tahun 2004 tentang TNI, memang ada frasa bisa dijabat bergiliran. Akan tetapi ia menegaskan, aturan ini bukan suatu kewajiban.
Baca juga: Jelang Reses, Komisi I DPR Tunggu Surpres Calon Panglima TNI
Baca juga: Puan Maharani Minta Semua Pihak Bersabar Tunggu Calon Panglima TNI
Prinsip tersebut juga diakui Anggota Komisi I DPR, Bobby Rizaldi. Dia mengatakan, dalam Undang-Undang (UU) 34 Tahun 2004 tentang TNI, memang ada frasa bisa dijabat bergiliran. Akan tetapi ia menegaskan, aturan ini bukan suatu kewajiban.
Baca juga: Jelang Reses, Komisi I DPR Tunggu Surpres Calon Panglima TNI
Lihat Juga :