Indonesia-Filipina Kolaborasi Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi
Minggu, 19 September 2021 - 11:54 WIB
Indonesia dan Filipina membangun kerja sama mengurangi potensi risiko bencana hidrometeorologi melalui Duta Kurangi Risiko Bencana (DKRB). FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Indonesia dan Filipina membangun kerja sama mengurangi potensi risiko bencana hidrometeorologi melalui Duta Kurangi Risiko Bencana (DKRB). Seperti diketahui, peningkatan curah hujan di atas normal berpotensi terjadi di kawasan Asia Tenggara.
Kolaborasi ini digagas Yayasan Peta Bencana mendapatkan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Office for Civil Defense (OCD) Filipina serta Bureau for Humanitarian Assistance USAID untuk menjaring kelompok muda dalam gerakan pengurangan risiko bencana (PRB). Program tersebut bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan di kawasan regional, khususnya Indonesia dan Filipina.
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati mengapresiasi partisipasi peran serta dan inisiatif pemuda dalam pengurangan risiko bencana. Ia mengatakan, kegiatan ini sangat baik untuk menggerakkan partisipasi kaum muda dalam membangun kesiapsiagaan dan pencegahan sehingga warga masyarakat dapat terhindar dari bahaya.
Baca juga: Peringatan! Bencana Hidrometeorologi Akan Datang Lebih Awal
Kolaborasi ini digagas Yayasan Peta Bencana mendapatkan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Office for Civil Defense (OCD) Filipina serta Bureau for Humanitarian Assistance USAID untuk menjaring kelompok muda dalam gerakan pengurangan risiko bencana (PRB). Program tersebut bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan di kawasan regional, khususnya Indonesia dan Filipina.
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati mengapresiasi partisipasi peran serta dan inisiatif pemuda dalam pengurangan risiko bencana. Ia mengatakan, kegiatan ini sangat baik untuk menggerakkan partisipasi kaum muda dalam membangun kesiapsiagaan dan pencegahan sehingga warga masyarakat dapat terhindar dari bahaya.
Baca juga: Peringatan! Bencana Hidrometeorologi Akan Datang Lebih Awal
Lihat Juga :