RPJMN Dinilai Tak Efektif, Pengamat Sarankan Kembali ke Program Pelita dan Repelita
Jum'at, 10 September 2021 - 05:44 WIB
Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menilai program RPJMN yang dilakukan pemerintah dinilai tidak efektif. FOTO/IST
JAKARTA - Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menilai, program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang saat ini dilakukan pemerintah masih kurang efektif. Untuk itu, dirinya menyarankan kembali ke program era Orde Baru yakni Pelita (Pembangunan Lima Tahun) dan Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun).
"Kita tidak boleh lupa, program ini sejak tahun 1969 berjalan sukses lho. Bayangkan saja, inflasi kita pada tahun 1967 sekitar 600 persen dan turun sampai 10 persen pada 1969-1970," katanya kepada Wartawan di Jakarta, Kamis (09/09/2021).
Saat itu, kata Jerry, grand strategy and grand design digagas begawan ekonomi Widjojo Nitisastro dan juga mantan Menteri Keuangan 3 periode Ali Wardhana. Ada juga tim ekonomi era Soeharto yang berhasil menghantar ekonomi Indonesia menjadi yang terbaik di Asia. Ada nama-nama beken Radius Prawiro, JB Sumarlin sampai Ma'rie Muhammad.
Baca juga: LBM PBNU: RPJMN Tak Lindungi Jutaan Petani Tembakau yang Mayoritas Nahdliyin
"Kita tidak boleh lupa, program ini sejak tahun 1969 berjalan sukses lho. Bayangkan saja, inflasi kita pada tahun 1967 sekitar 600 persen dan turun sampai 10 persen pada 1969-1970," katanya kepada Wartawan di Jakarta, Kamis (09/09/2021).
Saat itu, kata Jerry, grand strategy and grand design digagas begawan ekonomi Widjojo Nitisastro dan juga mantan Menteri Keuangan 3 periode Ali Wardhana. Ada juga tim ekonomi era Soeharto yang berhasil menghantar ekonomi Indonesia menjadi yang terbaik di Asia. Ada nama-nama beken Radius Prawiro, JB Sumarlin sampai Ma'rie Muhammad.
Baca juga: LBM PBNU: RPJMN Tak Lindungi Jutaan Petani Tembakau yang Mayoritas Nahdliyin
Lihat Juga :