Kemenkes Pastikan Data eHAC Aman dan Sudah Terintegrasi dengan PeduliLindungi

Kamis, 09 September 2021 - 10:58 WIB
Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes, dr Anas Maruf menegaskan data masyarakat yang ada dalam sistem elektronik Health Alert Card (eHAC) tidak bocor dan dalam perlindungan. Foto/BNPB
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes, dr Anas Maruf menegaskan data masyarakat yang ada dalam sistem elektronik Health Alert Card (eHAC) tidak bocor dan dalam perlindungan.

Bahkan, dari hasil penyelidikan kepolisian tidak ditemukan adanya dugaan kebocoran data pengguna pada aplikasi eHAC. Polisi juga tidak menemukan upaya pengambilan data dari server eHAC. Baca juga: Beredar Kabar Megawati Masuk ICU, Wasekjen PDIP: Alhamdulillah Sehat-sehat Saja Kok



Setelah dipastikan tidak ditemukan adanya pengambilan data pengguna eHAC, maka bantuan penyelidikan oleh Siber Polri dihentikan. Kepolisian resmi menghentikan penyelidikan terhadap dugaan kasus kebocoran data di aplikasi sistem eHAC.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, data pengguna eHAC tetap aman dan saat ini sudah terintegrasi dalam aplikasi PeduliLindungi,” ujar Anas dalam keterangan resminya, Kamis (9/9/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!