Kemenkes: Varian Delta Dominan Bersirkulasi di Dunia dalam 60 Hari Terakhir

Jum'at, 03 September 2021 - 06:50 WIB
Juru Bicara (Jubir) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian Delta menjadi varian yang paling dominan bersirkulasi di dunia dalam 60 hari terakhir. Foto/BNPB
JAKARTA - Juru Bicara (Jubir) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi mengatakan, varian Delta menjadi varian yang paling dominan bersirkulasi di dunia dalam 60 hari terakhir.

Baca juga: Varian Delta Meledak di AS, McD Larang Makan di Dalam Restoran



Dijelaskan Nadia, dari laboratorium yang melakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) sejak tahun 2020 hingga 29 Agustus 2021, dari total 5.788 Sekuens SARS-COV-2, 2.321 merupakan Sekuens Variant Of Concern.

Baca juga: Varian Delta Tingkatkan Risiko Rawat Inap hingga 50%

"Dari 2.321 Sekuens Variant of Concern tersebut, 2.240 nya merupakan v arian Delta (b.1617.2+ayx). Varian delta ini merupakan varian yang dominan bersirkulasi di dunia dalam 60 hari terakhir," kata Nadia dalam keterangan yang dikutip, Jumat (3/9/2021).

Selain itu Nadia mengatakan, dari data per 31 Agustus, hampir 6.000 hasil sekuensing telah diserahkan ke dalam database global. "Saat ini varian Delta menjadi mayoritas hasil sekuensing di Indonesia, dengan total jumlah mencapai 2.240 sejak ditemukannya varian Delta di awal tahun 2021," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!