IDI Sebut Efek Samping Pasca Vaksinasi COVID-19 adalah Normal

Jum'at, 03 September 2021 - 04:26 WIB
Ketua Satgas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mengatakan kekhawatiran terbesar setelah divaksin COVID-19 adalah efek sampingnya. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Masyarakat sampai saat ini masih ada yang enggan untuk melakukan vaksinasi COVID-19 . Pasalnya, mereka khawatir akan efek samping setelah vaksinasi COVID-19.

Ketua Satuan Tugas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mengatakan kekhawatiran terbesar setelah divaksin COVID-19 adalah efek sampingnya. “Itu lumrah. Tapi berapa lama efek tersebut bertahan dan bagaimana jika pascavaksin Anda menggigil, sakit kepala atau muncul ruam bintik-bintik merah di kulit,” ujarnya lewat akun media sosial pribadinya, dikutip Jumat (3/9/2021). Baca juga: 430 Orang Positif, Kasus Aktif COVID-19 di Jakarta Turun



Zubairi pun mengungkapkan hal-hal yang perlu masyarakat cermati yakni pertama harus dipahami dulu bahwa efek samping pasca vaksin adalah normal. “Itu tanda vaksinnya “nendang” dan sistem kekebalan tubuh Anda melakukan tugasnya. Dia itu sedang membangun perlindungan terhadap virus,” paparnya.

Namun, kata Zubairi, amat normal juga untuk tidak mendapatkan efek samping sama sekali atau hanya ringan. “Seperti saya, ketika divaksin Moderna. Saya demam setengah jam setelah disuntik. Tapi ada juga memang yang demam tiga hari dan lengan bekas suntikannya bengkak. Ada,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!