Atasi Stunting, BKKBN Gandeng Kementan Tingkatkan Asupan Gizi
Rabu, 01 September 2021 - 20:36 WIB
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo saat audiensi dengan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Selasa (31/8/2021). FOTO/DOK.HUMAS BKKBN
JAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) menggandeng Kementerian Pertanian dalam upaya percepatan penurunan stunting . Kolaborasi ini dilakukan dengan peningkatan asupan gizi terkait ketahanan pangan dan gizi.
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, penyebab risiko stunting terbilang multifaktor, tapi yang utama adalah kekurangan gizi di 1.000 hari pertama kehidupan.
"Hari pertama kehidupan (HPK), sejak awal kehamilan (konsepsi) hingga anak berusia 2 tahun. Kekurangan gizi dapat berupa kurangnya jumlah asupan makanan atau kualitas makanan yang kurang baik," kata Hasto dalam audiensi dengan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Selasa (31/8/2021).
Baca juga: Berhasil Tekan Stunting, Enam Bidan Inspiratif Raih Penghargaan
Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, penyebab risiko stunting terbilang multifaktor, tapi yang utama adalah kekurangan gizi di 1.000 hari pertama kehidupan.
"Hari pertama kehidupan (HPK), sejak awal kehamilan (konsepsi) hingga anak berusia 2 tahun. Kekurangan gizi dapat berupa kurangnya jumlah asupan makanan atau kualitas makanan yang kurang baik," kata Hasto dalam audiensi dengan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, Selasa (31/8/2021).
Baca juga: Berhasil Tekan Stunting, Enam Bidan Inspiratif Raih Penghargaan
Lihat Juga :