Cerita Mahfud MD Semasa Gusdur Menjadi Presiden Ke-4 RI
Minggu, 22 Agustus 2021 - 22:58 WIB
Mahfud MD menilai Gusdur sebagai pemersatu dua kutub politik pasca Pemilu 1999. Foto/tangkapan layar
JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menyampaikan titik sejarah saat Abdurahman Wahid atau dikenal dengan Gusdur menjadi presiden RI ke-4. Gusdur dianggapnya sebagai pemersatu bangsa dari perpecahan partai politik di tahun 1999.
"Indonesia hebat bisa bersatu ketika semua khawatir Indonesia akan pecah tapi Indonesia bersatu disitu muncul gusdur sebagai pilihan tengah.Gusdur berhasil menyatukan lintas kekuatan semua partai masuk ke dalam koalisi pemerintahannya," jelas Mahfud dalam peringatan haul Gus Dur ke 12 Hijriyah secara virtual, Minggu,(22/8/2021).
Ia menceritakan pada tahun 1999, kelompok PDIP dengan yang suara sebesar 34% bersikukuh agar Megawati menjadi presiden. Di sisi lain parpol yang tidak menang pemilu dan dalam tergabung kelompok menginginkan Habibie menjadi presiden sehingga terjadi tindakan ancam mengancam sesama parpol.
Baca juga: Sujiwo Tejo Ungkap Cara Ampuh Melawan Taliban
"Indonesia hebat bisa bersatu ketika semua khawatir Indonesia akan pecah tapi Indonesia bersatu disitu muncul gusdur sebagai pilihan tengah.Gusdur berhasil menyatukan lintas kekuatan semua partai masuk ke dalam koalisi pemerintahannya," jelas Mahfud dalam peringatan haul Gus Dur ke 12 Hijriyah secara virtual, Minggu,(22/8/2021).
Ia menceritakan pada tahun 1999, kelompok PDIP dengan yang suara sebesar 34% bersikukuh agar Megawati menjadi presiden. Di sisi lain parpol yang tidak menang pemilu dan dalam tergabung kelompok menginginkan Habibie menjadi presiden sehingga terjadi tindakan ancam mengancam sesama parpol.
Baca juga: Sujiwo Tejo Ungkap Cara Ampuh Melawan Taliban
Lihat Juga :