Penjelasan Kemenkes Terkait Distribusi Vaksin ke Luar Jawa-Bali

Minggu, 22 Agustus 2021 - 22:10 WIB
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi. Foto/BNPB
JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons desakan agar pemerintah meningkatkan distribusi dosis vaksin Covid-19 ke daerah di luar Jawa-Bali. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan distribusi vaksin Covid-19 berdasarkan beberapa pertimbangan.

Baca juga: Vaksinasi Moderna di Puskesmas Kramat Jati Disambut Antusias Warga Penderita Komorbid



Pertimbangan tersebut, tingginya laju penularan virus, jumlah kasus konfirmasi yang positif, dan jumlah penduduk. Menurut Siti Nadia, jumlah dosis vaksin yang didistribusikan ke daerah di Jawa-Bali dan daerah di luar Jawa-Bali hampir sama.

Baca juga: Gerakan Indonesia Pasti Bisa Wujudkan Vaksinasi Banjarsari Menuju Desa Herd Immunity

"Kita (distribusi vaksin) tentunya berbasis risiko, di mana mobilitas tinggi dan laju kasus serta proporsi jumlah penduduk," kata Siti Nadia, Minggu (22/8/2021).

Siti Nadia mengatakan, untuk meningkatkan pelaksanaan vaksinasi di daerah, pemerintah mengoptimalkan peran Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), dan Puskesmas Pembantu (Pustu).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!