Terungkap, Warga Punya Mobil Masih Dapat Bansos Ganda
Kamis, 19 Agustus 2021 - 19:32 WIB
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakhurlloh mengungkap sejumlah warga dengan kondisi berkecukupan dan memiliki kendaraan roda empat alias mobil mendapatkan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 ganda atau double. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakhurlloh mengungkap sejumlah warga dengan kondisi berkecukupan dan memiliki kendaraan roda empat alias mobil mendapatkan bantuan sosial ( bansos ) Covid-19 ganda atau double.
Zudan menyebut data tersebut terungkap setelah melakukan pengintegrasian dengan data kependudukan. Kemudian mulai bisa ketahuan penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran.
"Kami blur gambarnya. Dia punya kendaraan bermotor, satu motor, satu mobil, menerima bansos PKH (Program Keluarga Harapan), menerima PBI (Program Bantuan Iuran), peserta BPJS Kesehatan, masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan menerima subsidi listrik PLN," kata Zudan dalam webinar secara virtual di Youtube KPK RI, Kamis (19/8/2021).
Baca juga: KPK Ungkap Data Tak Sesuai NIK Jadi Risiko Korupsi Penyaluran Bansos
Zudan menceritakan, ada ibu rumah tangga bernama Nita yang menerima Bansos PKH, PBI, peserta BPJS Kesehatan, dan peserta DTKS saat memiliki satu unit sepeda motor dan satu unit mobil. Kemudian, seorang ibu rumah tangga berinisial TUR menerima Bansos PKH, PBI, penerima subsidi pupuk eRDKK Kementerian Pertanian, peserta penyuluhan SIMLUHTAN Kementan, dan peserta DTKS dalam waktu bersamaan.
Zudan menyebut data tersebut terungkap setelah melakukan pengintegrasian dengan data kependudukan. Kemudian mulai bisa ketahuan penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran.
"Kami blur gambarnya. Dia punya kendaraan bermotor, satu motor, satu mobil, menerima bansos PKH (Program Keluarga Harapan), menerima PBI (Program Bantuan Iuran), peserta BPJS Kesehatan, masuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan menerima subsidi listrik PLN," kata Zudan dalam webinar secara virtual di Youtube KPK RI, Kamis (19/8/2021).
Baca juga: KPK Ungkap Data Tak Sesuai NIK Jadi Risiko Korupsi Penyaluran Bansos
Zudan menceritakan, ada ibu rumah tangga bernama Nita yang menerima Bansos PKH, PBI, peserta BPJS Kesehatan, dan peserta DTKS saat memiliki satu unit sepeda motor dan satu unit mobil. Kemudian, seorang ibu rumah tangga berinisial TUR menerima Bansos PKH, PBI, penerima subsidi pupuk eRDKK Kementerian Pertanian, peserta penyuluhan SIMLUHTAN Kementan, dan peserta DTKS dalam waktu bersamaan.
Lihat Juga :