Waspada, Gelombang Ekstrem hingga Lebih 6 Meter di Sejumlah Perairan Wilayah Indonesia

Jum'at, 13 Agustus 2021 - 12:18 WIB
Lalu, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50-4,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan timur Pulau Simeulue-Kepulauan Nias, Selat Sape bagian selatan, Laut Sawu dan Selat Sumba bagian barat, perairan selatan Pulau Sawu, perairan selatan Kupang-Pulau Rotte, Samudra Hindia selatan Pulau Sawu-Pulau Rotte, perairan selatan Kepulauan Tanimbar-Kepulauan Kei, Laut Arafuru bagian barat dan tengah, Laut Banda, Laut Jawa bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores bagian timur.

Selanjutnya, gelombang yang lebih tinggi kisaran 4,0-6,0 meter berpeluang terjadi di perairan Indonesia lainnya adalah perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat Pulau Simeulue-Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia barat Aceh-Kepulauan Nias, perairan Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan dan barat, perairan selatan Banten-Pulau Sumba, Selat Bali-Lombok- Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Bali-Pulau Sumba.

Kemudian, gelombang ekstrem lebih dari 6 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai-selatan Jawa Timur.

BMKG pun mengingatkan potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti Perahu Nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). Baca juga: BMKG Mencatat Gempa Merusak di Kepulauan Talaud Terjadi Sejak 1914

"Dan mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," imbaunya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!