Jurus Pemerintah Cegah Kondisi Memburuk Akibat Covid-19

Senin, 09 Agustus 2021 - 09:59 WIB
Dia mengatakan, banyak pasien Covid-19 meninggal karena menjalani isolasi mandiri di kediaman masing-masing dan tidak terpantau tenaga kesehatan. "Ketika saturasi oksigen sudah turun atau mengalami pemburukan baru dibawa ke rumah sakit, sehingga berpotensi kematian karena terlambat mendapatkan penanganan," ujar Jodi.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan tempat tidur untuk isolasi terpusat di Jawa Bali. "Total 49 ribu lebih yang didukung personel dan dilengkapi berbagai fasilitas untuk perawatan pasien Covid-19 seperti dokter, perawat, obat-obatan, oksigen, dan konsumsi pasien," tuturnya.

Dia menuturkan isolasi terpusat sangat penting terutama bagi pasien-pasien yang berisiko tinggi, ataupun yang di rumahnya ada ibu hamil, orang tua, atau orang komorbid. "Hal ini penting untuk mencegah penularan dan risiko kematian terutama kepada orang tua dan orang dengan komorbid," katanya.

Jodi menyampaikan, upaya mendorong pasien masuk ke isolasi terpusat bukan tugas mudah. Maka itu, kata dia, kontribusi semua pihak, mulai dari pemda, TNI, Polri, bahkan lembaga lain seperti institusi pendidikan terus digencarkan. "Untuk itu diharapkan pasien yang terkonfirmasi positif dan berisiko bersedia untuk menjalani perawatan di isolasi terpusat," pungkasnya.

Sementara itu, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan bahwa tingginya angka kematian akibat Covid-19 karena banyak pasien yang datang ke fasilitas pelayanan kesehatan dengan kondisi kritis. Sehingga, kata Siti Nadia, pemerintah terus mengedukasi masyarakat melalui Satgas Covid-19.

Baca juga: 5.562 WNI Terkonfirmasi Covid-19, Jumlah yang Meninggal Bertambah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!