81% Masyarakat Lebih Religius, 97% Merasa Agama Membantu Selama Pandemi
Kamis, 22 Juli 2021 - 08:48 WIB
Sebanyak 1.550 responden dikerahkan untuk survei daring ini yang terdiri dari para penderita covid-19, penyitas dan masyarakat di 34 Provinsi di Indonesia. "Dengan Metode Accidental sampling (non-probabilitas), temuan hanya berlaku bagi responden. Selanjutnya dilakukan pengumpulan informasi kualitatif, dengan mewawancara per telepon 20 informan terpilih,"tambahnya.
Baca juga: Kemenag Instruksikan Kanwil dan PTKN Lebih Masif Sosialisasi Prokes Idul Adha
Berikut hasil sejumlah temuan atas pertanyaan survei dan menggunakan teori dan instrumen FICA Spiritual History Tool yang dikembangkan Puchalski (1996):
- 55,1% responden sangat setuju dan setuju/merasa Covid-19 memengaruhi keyakinan/praktik keberagamaan.
- 61,6% responden merasa pandemi Covid-19 mendorong mereka menemukan makna hidup.
- 815 responden merasa semakin relijius (taat beragama) sejak mengalami/menjalani pandemi Covid-19.
Baca juga: Kemenag Instruksikan Kanwil dan PTKN Lebih Masif Sosialisasi Prokes Idul Adha
Berikut hasil sejumlah temuan atas pertanyaan survei dan menggunakan teori dan instrumen FICA Spiritual History Tool yang dikembangkan Puchalski (1996):
- 55,1% responden sangat setuju dan setuju/merasa Covid-19 memengaruhi keyakinan/praktik keberagamaan.
- 61,6% responden merasa pandemi Covid-19 mendorong mereka menemukan makna hidup.
- 815 responden merasa semakin relijius (taat beragama) sejak mengalami/menjalani pandemi Covid-19.
Lihat Juga :