Politikus Demokrat: Pengusul Rumah Sakit Khusus Pejabat Miskin Nurani
Jum'at, 09 Juli 2021 - 08:35 WIB
Yan mengatakan, nyawa manusia tidak bisa dibedakan dengan pangkat maupun jabatan. "Semua warga negara juga berhak sehat, hidup dan mendapat pelayanan yang layak, apalagi dalam situasi pandemi seperti ini," kata Yan.
Ia mengaku prihatin dengan kondisi adanya pejabat yang tidak mendapatkan pelayanan atau terlunta-lunta ketika ke rumah sakit. "Tapi kan warga lain juga banyak yang seperti itu, bahkan meninggal di ambulance, di selasar rumah sakit dan lain-lain tatkala antre masuk IGD," ujar Yan.
Menurutnya, kondisi tersebut akibat dampak dari antisipasi pemerintah yang kurang baik dalam memitigasi musibah pandemi ini. Akhirnya, lanjut Yan, tiap menit kita harus mendengar ambulans membawa jenazah.
Baca juga: Wasekjen PAN Usul RS Khusus Pejabat, Febri Diansyah: Ide Paling Brilian dalam 100 Tahun
"Lihat saja, angka kematian semakin tinggi, BOR dan tren rawat inap meningkat drastis, kurangnya pasokan tabung oksigen, ditambah pula dengan terjadinya penurunan kemampuan faskes akibat adanya ketidakseimbangan antara sumber daya yang dimiliki dengan lonjakan jumlah pasien. Jadi dalam suasana seperti ini, sense of crisis itu coba ditingkatkan lagi lah," katanya.
Ia mengaku prihatin dengan kondisi adanya pejabat yang tidak mendapatkan pelayanan atau terlunta-lunta ketika ke rumah sakit. "Tapi kan warga lain juga banyak yang seperti itu, bahkan meninggal di ambulance, di selasar rumah sakit dan lain-lain tatkala antre masuk IGD," ujar Yan.
Menurutnya, kondisi tersebut akibat dampak dari antisipasi pemerintah yang kurang baik dalam memitigasi musibah pandemi ini. Akhirnya, lanjut Yan, tiap menit kita harus mendengar ambulans membawa jenazah.
Baca juga: Wasekjen PAN Usul RS Khusus Pejabat, Febri Diansyah: Ide Paling Brilian dalam 100 Tahun
"Lihat saja, angka kematian semakin tinggi, BOR dan tren rawat inap meningkat drastis, kurangnya pasokan tabung oksigen, ditambah pula dengan terjadinya penurunan kemampuan faskes akibat adanya ketidakseimbangan antara sumber daya yang dimiliki dengan lonjakan jumlah pasien. Jadi dalam suasana seperti ini, sense of crisis itu coba ditingkatkan lagi lah," katanya.
(abd)
Lihat Juga :