Wujudkan Herd Immunity, Sentra Vaksin Kalbis Institute Vaksinasi 3.000 Orang
Rabu, 07 Juli 2021 - 15:05 WIB
Raymond menambahkan dengan kegiatan vaksinasi ini, Kalbis Institute berharap dapat membentuk herd immunity sebagai perlindungan bagi para lansia serta orang yang belum divaksin. “Besar harapan kami agar para masyarakat tetap menjaga jarak selama proses vaksinasi ini, karena antibodi baru akan terbentuk sempurna dan bekerja dengan baik melawan paparan virus covid pada hari ke-28”, tuturnya. Baca juga: Giliran Puan Maharani Minta Pemerintah Lebih Inovatif dan Konkret Hadapi Covid-19
Rector i3L Iwan Surjawan mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 ini membutuhkan 2 kali dosis injeksi. Yang pertama untuk memicu respons imun dan yang kedua untuk respons imun yang dikembangkan “Jangka waktu vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama ke dosis kedua adalah 28 hari, diharapkan sebelum pemberian dosis kedua, masyarakat tetap menjaga protokol karena dibutuhkan waktu berminggu-minggu bagi tubuh untuk membangun antibodi setelah vaksinasi,” ungkapnya.
Walaupun demikian, dengan adanya vaksinasi ini diharapkan tubuh lebih kuat terhadap paparan virus COVID-19. Sehingga apabila tetap tertular, sakitnya ringan dan tidak mengalami gejala berat. “Antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan program vaksin Covid-19 ini juga tergolong tinggi, sejak pukul 08.00 WIB, masyarakat sudah berduyun-duyun datang mengantri bergiliran untuk mendapatkan Vaksin,” jelasnya.
Rektor Kalbis Institute Naik Henokh Parmenas berharap dengan adanya Kalbis Sentra Vaksinasi ini bisa menjadi salah satu pilar penting dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan setelah pandemi khususnya dalam bidang pendidikan dan ekonomi di Indonesia.
Rector i3L Iwan Surjawan mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 ini membutuhkan 2 kali dosis injeksi. Yang pertama untuk memicu respons imun dan yang kedua untuk respons imun yang dikembangkan “Jangka waktu vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama ke dosis kedua adalah 28 hari, diharapkan sebelum pemberian dosis kedua, masyarakat tetap menjaga protokol karena dibutuhkan waktu berminggu-minggu bagi tubuh untuk membangun antibodi setelah vaksinasi,” ungkapnya.
Walaupun demikian, dengan adanya vaksinasi ini diharapkan tubuh lebih kuat terhadap paparan virus COVID-19. Sehingga apabila tetap tertular, sakitnya ringan dan tidak mengalami gejala berat. “Antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan program vaksin Covid-19 ini juga tergolong tinggi, sejak pukul 08.00 WIB, masyarakat sudah berduyun-duyun datang mengantri bergiliran untuk mendapatkan Vaksin,” jelasnya.
Rektor Kalbis Institute Naik Henokh Parmenas berharap dengan adanya Kalbis Sentra Vaksinasi ini bisa menjadi salah satu pilar penting dalam penanganan Covid-19 dan pemulihan setelah pandemi khususnya dalam bidang pendidikan dan ekonomi di Indonesia.
(cip)
Lihat Juga :