Ratusan Ulama Wafat Selama Pandemi, MUI Imbau Perketat Prokes Covid-19
Senin, 05 Juli 2021 - 15:50 WIB
Wasekjen MUI, KH Abdul Ghaffar Rozin mengimbau pondok pesantren memperketat protokol kesehatan Covid-19. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) mencatat, sebanyak 584 kiai wafat di tengah pandemi Covid-19 per tanggal 30 Juni 2021.
Wasekjen MUI, KH Abdul Ghaffar Rozin menyebut hal ini disebabkan oleh kembalinya aktivitas pendidikan di pondok pesantren dan munculnya varian baru yang tidak bisa diantisipasi kehadirannya dengan baik. Sehingga menjadi salah satu faktor dalam meningkatnya kasus Covid-19 di lingkungan pondok pesantren (Ponpes).
"Peningkatan penularan yang sangat signifikan terhadap para kiai dan pengasuh pesantren terutama di seluruh wilayah Madura dan wilayah lain seperti Jawa Tengah utara seperti Pati, Kudus, Demak, Jepara, dan daerah lainya secara merat,” kata Abdul dikutip dalam laman resmi MUI, Senin,(05/07/2021). Baca juga: MUI Ingatkan Timbun Obat dan Oksigen Hukumnya Haram
Oleh karena itu, dia mengimbau agar ponpes baik di dalam maupun di luar dapat terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Misalnya saat berada di dalam kompleks ponpes, yaitu selalu melaksanakan prokes yang ketat, tidak memulangkan santri dan membatasi keluar masuk tamu serta menyiapkan ruang isolasi sesuai standar.
Wasekjen MUI, KH Abdul Ghaffar Rozin menyebut hal ini disebabkan oleh kembalinya aktivitas pendidikan di pondok pesantren dan munculnya varian baru yang tidak bisa diantisipasi kehadirannya dengan baik. Sehingga menjadi salah satu faktor dalam meningkatnya kasus Covid-19 di lingkungan pondok pesantren (Ponpes).
"Peningkatan penularan yang sangat signifikan terhadap para kiai dan pengasuh pesantren terutama di seluruh wilayah Madura dan wilayah lain seperti Jawa Tengah utara seperti Pati, Kudus, Demak, Jepara, dan daerah lainya secara merat,” kata Abdul dikutip dalam laman resmi MUI, Senin,(05/07/2021). Baca juga: MUI Ingatkan Timbun Obat dan Oksigen Hukumnya Haram
Oleh karena itu, dia mengimbau agar ponpes baik di dalam maupun di luar dapat terus menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Misalnya saat berada di dalam kompleks ponpes, yaitu selalu melaksanakan prokes yang ketat, tidak memulangkan santri dan membatasi keluar masuk tamu serta menyiapkan ruang isolasi sesuai standar.
Lihat Juga :