Darurat COVID-19, PPNI: Teman-teman Perawat Lelah dan Terganggu Mentalnya

Sabtu, 26 Juni 2021 - 14:00 WIB
Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah menyatakan keprihatinannya atas kondisi lonjakan kasus COVID-19 terjadi saat ini. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Alarm tanda darurat sudah berdering akibat lonjakan kasus COVID-1 9 dalam sepekan terkahir. Kondisi ini lantas membuat para tenaga medis kembali bekerja mati-matian untuk merawat pasien di sejumlah rumah sakit (RS).

Rasa lelah menjadi konsekuensi logis yang dialami perawat dan dokter dalam bertugas. Belum lagi mental mereka pun diuji mana kala melihat para pasien yang terus berdatangan untuk mendapatkan pertolongan medis. Baca juga: PPP Ingatkan Pemerintah Jangan Kendor Perangi Narkoba di Tengah Pandemi Covid-19



Menyikapi hal itu, Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah menyatakan keprihatinannya atas kondisi yang terjadi saat ini. Dia menilai kerja tenaga medis dalam sepekan terkahir sudah melampaui batas maksimal.

Oleh karena itu, dia meminta pemerintah untuk menambah jumlah perawat saat ini agar tidak berdampak buruk pada keselamatan. Pasalnya, selain harus bekerja merawat pasien, para perawat juga rentan sekali terpapar virus Corona saat menjalankan tugas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!