Wapres: Banyak Orang Tak Percaya COVID-19 Karena Terpengaruh Teori Konspirasi
Jum'at, 25 Juni 2021 - 14:26 WIB
Namun Maruf menyoroti bahwa kemajuan teknologi juga membawa dampak negatif. Salah satunya maraknya berita bohong atau hoaks.
"Meskipun kemajuan teknologi tersebut banyak membawa manfaat namun pada saat yang sama dapat juga membawa dampak negatif seperti masuknya arus informasi kebohongan (hoaks), penipuan, fitnah, provokasi dan bahkan konten-konten yang berisi ajaran sesat serta ajaran ekstrem baik kanan maupun kiri," ujarnya.
Bahkan Ma'ruf menyebut saat ini banyak kalangan yang menjadi korban ketidakpercayaan terhadap pandemi COVUD-19 karena terpengaruh teori konspirasi. "Sebagai akibatnya kita menyaksikan banyak kalangan yang menjadi korban seperti ketidak-percayaan sebagian masyarakat terhadap pandemi COVID-19 karena terpengaruh provokasi teori konspirasi," katanya.
Baca juga: WHO: Ketika Sains 'Ditelan' Teori Konspirasi, Virus Menang
(abd)
Lihat Juga :