Muncul Varian Alfa dan Delta, Ahli Virologi: Mutasi Bukan Sesuatu yang Buruk

Selasa, 22 Juni 2021 - 17:48 WIB
Ahli Virology Universitas Udayana Denpasar Bali, Professor I Gusti Ngurah Mahardika menyebut mutasi virus Covid-19 menjadi varian Delta dan Alfa merupakan hal yang biasa. FOTO/IST
JAKARTA - Ahli Virology Universitas Udayana Denpasar Bali, Professor I Gusti Ngurah Mahardika menyebut mutasi virus Covid-19 menjadi varian Delta dan Alfa merupakan hal yang biasa. Bahkan dia berdoa mutasi Covid-19 terus terjadi sehingga membuat virus tersebut menjadi tidak ganas lagi.

Dia menjelaskan, dalam sejarah 100 tahun silam terjadi pandemi yang serupa dengan yang diakibatkan oleh wabah virus. Pandemi itu berakhir secara alami karena virus yang sebelumnya ganas bermutasi menjadi tidak ganas.



"100 tahun lalu pandemi berakhir karena virus bermutasi menjadi tidak ganas. Bentuk herd immunity alami karena vaksin 100 tahun lalu belum diketemukan. Vaksin ditemukan 1950-1960-an jadi sekali lagi ini alami. Mutasi bukan sesuatu yang buruk," kata I Gusti Ngurah secara virtual, Selasa (22/6/2021).

Baca juga: Deteksi 160 Kasus Corona dari Varian Delta, Kemenkes: Terbanyak Jateng
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!