Satgas: Kasus Aktif COVID-19 di Indonesia Lampaui Rata-rata Kasus Aktif Dunia
Minggu, 20 Juni 2021 - 18:14 WIB
Ketua bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas COVID-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan lonjakan kasus aktif virus COVID-19 kembali menghantam negara Indonesia. Foto/BNPB
JAKARTA - Lonjakan kasus aktif virus COVID-19 kembali menghantam negara Indonesia. Saat ini, jumlah kasus aktif di Indonesia sudah melampaui jumlah rata-rata kasus aktif COVID-19 di dunia.
“Per tanggal 18 Juni 2021, kasus aktif Indonesia sudah melampui rata-rata kasus aktif dunia, jadi sekarang di Indonesia sudah di angka 6,87% sementara jumlah rata-rata kasus aktif di dunia berada pada angka 6,50%,” ujar Ketua bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas COVID-19, Dewi Nur Aisyah dalam rapat koordinasi satuan tugas penanganan COVID-19, Minggu (20/06/2021). Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Diprediksi Bisa Tembus 342.000 per Hari
Menurutnya, kondisi yang menerpa sekarang dimulai pasca selesainya masa liburan Idul Fitri 2021. Lebih jauh, angka tersebut terus mengalami kenaikan sejak tanggal 3 Juni 2021.
“Kondisi saat ini dimana mulai terjadi kenaikan pasca libur Idul Fitri, dalam waktu 16 hari terakhir mulai mengalami kenaikan terus menerus 3 Juni-19 Juni 2021,” jelasnya.
“Per tanggal 18 Juni 2021, kasus aktif Indonesia sudah melampui rata-rata kasus aktif dunia, jadi sekarang di Indonesia sudah di angka 6,87% sementara jumlah rata-rata kasus aktif di dunia berada pada angka 6,50%,” ujar Ketua bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas COVID-19, Dewi Nur Aisyah dalam rapat koordinasi satuan tugas penanganan COVID-19, Minggu (20/06/2021). Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Diprediksi Bisa Tembus 342.000 per Hari
Menurutnya, kondisi yang menerpa sekarang dimulai pasca selesainya masa liburan Idul Fitri 2021. Lebih jauh, angka tersebut terus mengalami kenaikan sejak tanggal 3 Juni 2021.
“Kondisi saat ini dimana mulai terjadi kenaikan pasca libur Idul Fitri, dalam waktu 16 hari terakhir mulai mengalami kenaikan terus menerus 3 Juni-19 Juni 2021,” jelasnya.
Lihat Juga :