Menaker: Reformasi Birokrasi melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi
Kamis, 17 Juni 2021 - 17:28 WIB
Masyarakat abad ini, papar Ida, sangat familiar dengan aplikasi smartphone, yang mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Termasuk dalam menerima informasi pasar kerja dan dunia kerja.
"Kehadiran secara fisik saat ini berkurang dan menjadi tak penting saat ini. Apalagi di masa pandemi Covid-19. Pilihan penggunaan aplikasi sekarang ini sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, pengantar kerja dapat menjadi agent of change (agen perubahan) yang mampu memberi warna baru dalam budaya organisasi di mana pun berkarya," ujarnya.
Acara ini diikuti sekitar 200 orang pejabat fungsional pengantar kerja. "Saya sungguh sangat antusias dengan tema kegiatan ini. Karena dalam situasi pandemi Covid-19 kita tetap produktif. Koordinasi yang kuat dan berkesinambungan antara Pengantar Kerja di Kementerian Ketenagakerjaan maupun di BP2IP itu sangat diperlukan karena banyak masalah, banyak persoalan Ketenagakerjaan saat ini," kata Ida.
Pengantar Kerja, lanjut Ida, berperan penting untuk menurunkan angka pengangguran. Oleh karena itu, dia mendorong agar para Pengantar Kerja menyesuaikan cara pandang dan berpikir, agar tidak tertinggal dan mampu memenangkan kompetisi di pasar global.
Baca juga: 5.343 Tenaga Kerja Asing di Morowali Jadi Peserta BPJamsostek
"Kehadiran secara fisik saat ini berkurang dan menjadi tak penting saat ini. Apalagi di masa pandemi Covid-19. Pilihan penggunaan aplikasi sekarang ini sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, pengantar kerja dapat menjadi agent of change (agen perubahan) yang mampu memberi warna baru dalam budaya organisasi di mana pun berkarya," ujarnya.
Acara ini diikuti sekitar 200 orang pejabat fungsional pengantar kerja. "Saya sungguh sangat antusias dengan tema kegiatan ini. Karena dalam situasi pandemi Covid-19 kita tetap produktif. Koordinasi yang kuat dan berkesinambungan antara Pengantar Kerja di Kementerian Ketenagakerjaan maupun di BP2IP itu sangat diperlukan karena banyak masalah, banyak persoalan Ketenagakerjaan saat ini," kata Ida.
Pengantar Kerja, lanjut Ida, berperan penting untuk menurunkan angka pengangguran. Oleh karena itu, dia mendorong agar para Pengantar Kerja menyesuaikan cara pandang dan berpikir, agar tidak tertinggal dan mampu memenangkan kompetisi di pasar global.
Baca juga: 5.343 Tenaga Kerja Asing di Morowali Jadi Peserta BPJamsostek
Lihat Juga :