Megawati Raih Gelar Profesor, Rektor Unhan: Beliau Mampu Bawa Negara Lalui Masa Sulit
Sabtu, 12 Juni 2021 - 12:50 WIB
Rektor Unhan RI Laksdya TNI Amarulla Octavian mengukuhkan Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri sebagai Guru Besar Tidak Tetap Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik. Foto/Unhan
JAKARTA - Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri dikukuhkan sebagai Guru Besar Tidak Tetap Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik olelh Universitas Pertahanan (Unhan) RI.
Pengangkatan dalam Jabatan Akademik Dosen Tidak Tetap Unhan RI berdasarkan Kepmendikbud Ristek RI Nomor 33271/Mpk.A/Kp.05.00/2021 terhitung mulai tanggal 1 Juni 2021 sebagai profesor pada Fakultas Strategi Pertahanan. Baca juga: Tutup Orasi Ilmiah Pengukuhan Profesor Kehormatan, Megawati Terisak
Rektor Unhan RI Laksdya TNI Amarulla Octavian menjelaskan, berbagai karya ilmiah bersumber dari pengetahuan tacit selama menjabat sebagai Wapres RI periode 1999-2002 hingga berlanjut sebagai Presiden RI pada 2002-2004 merupakan implementasi berbagai teori kepemimpinan. ”Sebagai pemimpin nasional, beliau mampu membawa negara dan Bangsa Indonesia melalui masa-masa sulit pasca Reformasi 1998,” katanya. Baca juga: Megawati Raih Gelar Profesor, Jokowi Ungkap tentang Lahirnya KPK
Octavian menyebut beberapa penilaian akademik Dewan Guru Besar Unhan RI atas seluruh karya ilmiah Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri. Penilaian tersebut juga didasari dengan pertimbangan jasa dan karya yang luar biasa di bidang ilmu pertahanan, politik negara, manajemen kepemerintahan, dan bidang kemasyarakatan lainnya terkait dengan kepemimpinan dan pertahanan. ”Pertimbangan jasa dan karya serta komitmen pada bidang tersebut menjadi sangat berarti dan bermanfaat bagi kemajuan, kemakmuran, dan/atau kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia,” ujarnya.
Pengangkatan dalam Jabatan Akademik Dosen Tidak Tetap Unhan RI berdasarkan Kepmendikbud Ristek RI Nomor 33271/Mpk.A/Kp.05.00/2021 terhitung mulai tanggal 1 Juni 2021 sebagai profesor pada Fakultas Strategi Pertahanan. Baca juga: Tutup Orasi Ilmiah Pengukuhan Profesor Kehormatan, Megawati Terisak
Rektor Unhan RI Laksdya TNI Amarulla Octavian menjelaskan, berbagai karya ilmiah bersumber dari pengetahuan tacit selama menjabat sebagai Wapres RI periode 1999-2002 hingga berlanjut sebagai Presiden RI pada 2002-2004 merupakan implementasi berbagai teori kepemimpinan. ”Sebagai pemimpin nasional, beliau mampu membawa negara dan Bangsa Indonesia melalui masa-masa sulit pasca Reformasi 1998,” katanya. Baca juga: Megawati Raih Gelar Profesor, Jokowi Ungkap tentang Lahirnya KPK
Octavian menyebut beberapa penilaian akademik Dewan Guru Besar Unhan RI atas seluruh karya ilmiah Prof. Dr. (H.C) Megawati Soekarnoputri. Penilaian tersebut juga didasari dengan pertimbangan jasa dan karya yang luar biasa di bidang ilmu pertahanan, politik negara, manajemen kepemerintahan, dan bidang kemasyarakatan lainnya terkait dengan kepemimpinan dan pertahanan. ”Pertimbangan jasa dan karya serta komitmen pada bidang tersebut menjadi sangat berarti dan bermanfaat bagi kemajuan, kemakmuran, dan/atau kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia,” ujarnya.
Lihat Juga :