Pasang Kuda-kuda Pilpres 2024, Parpol Mulai Berani Munculkan Jagoannya

Sabtu, 05 Juni 2021 - 11:00 WIB
"Karena itu hampir semua parpol memunculkan kadernya untuk diajukan dalam Pilpres, misalnya Golkar menyorong Airlangga, PKB mempromosikan Muhaimin Iskandar, Gerindra mendukung Prabowo, Demokrat mengusung AHY," kata Arif Nurul kepada SINDOnews, Jumat 4 Juni 2021.Baca juga: Suara Kader Gerindra Tetap Usung Prabowo Subianto sebagai Capres 2024

Menurut Arif, selain mencoba peruntungan politik, strategi itu juga dalam rangka mendongkrak perolehan suara partai, dengan catatan jika tokoh yang diusung memiliki nilai jual di masyarakat. Kendati demikian, kata dia, pada titik akhirnya parpol kemudian juga realistis berdasarkan kalkukasi politik.

"Jelang pilpres tentu nanti akan mengerucut hanya ke sejumlah tokoh yang kemudian benar-benar maju dalam pilpres," tutur Arif.

Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (Sudra), Fadhli Harahab menilai positif kondisi tersebut. "Jauh hari parpol sudah mulai menampilkan kader terbaiknya, menyimulasi pasangan yang klop dan menghitung seberapa besar dukungan publik terhadap calonnya," kata Fadhli Harahab kepada SINDOnews secara terpisah.

Namun, Fadhli memberikan catatan agar parpol jangan hanya menawarkan calon yang itu-itu saja. "Bahkan, sudah ada yang beberapa kali menjadi calon. Masyarakat seperti ditawarkan barang kedaluwarsa," kata Fadhli.

Fadhli meyakini pemilih hari ini sudah sangat selektif dengan calon pemimpinnya. "Untuk itu, parpol juga harus jeli melihat itu. Dominasi pemilih milenial tentunya menjadi tantangan bagi Parpol untuk menyediakan calon yang cocok dengan selera mereka," pungkas Fadhli.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo juga menilai apa yang telah dilakukan sejumlah parpol itu bagus bagi demokrasi. "Kalau menurutku, yang dilakukan oleh partai politik dengan mengajukan jago-jagonya gitu, yang biasanya adalah Ketumnya, misalnya Golkar dengan Pak Airlangga, Cak Imin di PKB, terus Gerindra juga sudah mendorong Prabowo dan PDIP ada Mba Puan walaupun ada juga nama lain seperti Pak Ganjar dan Bu Risma ya, tapi kalau menurut saya ini adalah sesuatu yang bagus untuk demokrasi," kata Kunto kepada SINDOnews.Baca juga: Miliki Kekuatan Struktural dan Kultural, Airlangga-Anies Capres Potensial 2024
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!