Tingkatkan Kualitas SDM Maritim, Kemenhub Buka Program S2 Vokasi Pelayaran
Rabu, 02 Juni 2021 - 08:25 WIB
Menhub mengatakan, pembukaan prodi magister terapan di bidang pelayaran ini akan dijadikan proyek percontohan bagi sekolah tinggi di sektor lainnya yakni di darat, udara dan perkeretaapian, yang ada di bawah pengelolaan Badan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub, untuk mengadakan prodi magister terapan.
Baca juga: Kemenhub Kaji Pemanfaatan Pesawat N-219 untuk Penerbangan Seaplane
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 001/D/O/2021 tentang Izin Pembukaan Program Studi Magister Terapan di STIP Jakarta, ada dua Program Studi yang dibuka yaitu prodi Pemasaran, Inovasi dan Teknologi Program Magister Terapan (M.Tr.M) dan Teknik Keselamatan dan Resiko Program Magister Terapan (M.Tr.T).
Kedua prodi tersebut ditempuh selama empat semester dengan total Satuan Kredit Semester (SKS) sebanyak 48 dan 49. Widyaswara Ahli Utama Kementerian Perhubungan, Sugihardjo menjelaskan, pembukaan prodi magister terapan di sektor pelayaran ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja di sektor pelayaran baik domestik maupun internasional.
"Visi dari dibukanya program ini adalah menjadikan program studi magister terapan ini bertaraf internasional yang menghasilkan SDM perhubungan yang profesional," ucap Sugihardjo.
Baca juga: Kemenhub Kaji Pemanfaatan Pesawat N-219 untuk Penerbangan Seaplane
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 001/D/O/2021 tentang Izin Pembukaan Program Studi Magister Terapan di STIP Jakarta, ada dua Program Studi yang dibuka yaitu prodi Pemasaran, Inovasi dan Teknologi Program Magister Terapan (M.Tr.M) dan Teknik Keselamatan dan Resiko Program Magister Terapan (M.Tr.T).
Kedua prodi tersebut ditempuh selama empat semester dengan total Satuan Kredit Semester (SKS) sebanyak 48 dan 49. Widyaswara Ahli Utama Kementerian Perhubungan, Sugihardjo menjelaskan, pembukaan prodi magister terapan di sektor pelayaran ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja di sektor pelayaran baik domestik maupun internasional.
"Visi dari dibukanya program ini adalah menjadikan program studi magister terapan ini bertaraf internasional yang menghasilkan SDM perhubungan yang profesional," ucap Sugihardjo.
Lihat Juga :