Bagaimana Peta Capres Setelah Ada Konflik Puan Vs Ganjar?
Jum'at, 28 Mei 2021 - 12:53 WIB
Dia pun mengingatkan bahwa elektabilitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun baru meningkat pada sekitar tahun 2013 atau setahun menjelang Pilpres 2014.
"Ya kita lihat aja nanti tahun 2023 bagaimana peta Capresnya dan kalau dari sekarang sih kayaknya masih lama, bahkan kalau kita merujuk kembali ke Pak Jokowi tahun 2011 Pak Jokowi belum ada elektabilitas sama sekali kan, masih di Solo, masih cerita Esemka itu kalau enggak salah," tuturnya. Baca juga: Prabowo Maju Bersama PDIP, Nasdem: Semakin Dini Koalisi Semakin Bagus
Saat itu, kata dia, Presiden Jokowi sedang persiapan maju ke Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. "Dan belum ke presiden, nah cerita Pak Ganjar ini kan agak lebih cepat nih prosesnya. Saya enggak tahu apakah Pak Ganjar bisa mempertahankan momentum dan ritmenya ini sampai 2023 atau 2024 atau justru sudah gembos duluan di awal," pungkasnya.
"Ya kita lihat aja nanti tahun 2023 bagaimana peta Capresnya dan kalau dari sekarang sih kayaknya masih lama, bahkan kalau kita merujuk kembali ke Pak Jokowi tahun 2011 Pak Jokowi belum ada elektabilitas sama sekali kan, masih di Solo, masih cerita Esemka itu kalau enggak salah," tuturnya. Baca juga: Prabowo Maju Bersama PDIP, Nasdem: Semakin Dini Koalisi Semakin Bagus
Saat itu, kata dia, Presiden Jokowi sedang persiapan maju ke Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta. "Dan belum ke presiden, nah cerita Pak Ganjar ini kan agak lebih cepat nih prosesnya. Saya enggak tahu apakah Pak Ganjar bisa mempertahankan momentum dan ritmenya ini sampai 2023 atau 2024 atau justru sudah gembos duluan di awal," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :