Internal PDIP Memanas, Ganjar Bisa Manfaatkan Momentum Naikkan Elektabilitas
Rabu, 26 Mei 2021 - 11:32 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disarankan menanggapi santai pernyataan Ketua Bappilu PDIP, Bambang Wuryanto (Pacul). Foto/SINDOnews
JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disarankan untuk menanggapi santai pernyataan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP , Bambang Wuryanto (Pacul) yang mempersilakannya angkat kaki dari partai berlambang banteng bermoncong putih itu. Ganjar disarankan untuk tidak emosional menyikapinya.
Baca juga: Puan dan Ganjar Memanas, Hasto Kristiyanto: Kader PDIP Jangan Mau Dipecah Belah
"Kalau Ganjar hendak memanfaatkan momentum ini sebagai ajang menaikkan elektabilitas tentu pernyataan Bambang Pacul tak perlu direspons secara emosional. Cukup ditanggapi dengan santai dan tak perlu emosional," ujar Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Rabu (26/5/2021).
Baca juga: Seberapa Kuat Elektabilitas Ganjar Vs Puan, Begini Hasil Sejumlah Survei
Menurut dia, jika Ganjar menanggapi dengan santai atau tidak emosional, maka akan memunculkan persepsi publik bahwa gubernur Jawa Tengah itu sedang terzalimi. "Sehingga potensial menaikkan simpati publik dan pada gilirannya menaikkan elektabilitasnya," pungkasnya.
Baca juga: PDIP Persilakan Ganjar 'Angkat Kaki' Jika Dipinang Partai Lain di Pilpres 2024
Baca juga: Puan dan Ganjar Memanas, Hasto Kristiyanto: Kader PDIP Jangan Mau Dipecah Belah
"Kalau Ganjar hendak memanfaatkan momentum ini sebagai ajang menaikkan elektabilitas tentu pernyataan Bambang Pacul tak perlu direspons secara emosional. Cukup ditanggapi dengan santai dan tak perlu emosional," ujar Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Rabu (26/5/2021).
Baca juga: Seberapa Kuat Elektabilitas Ganjar Vs Puan, Begini Hasil Sejumlah Survei
Menurut dia, jika Ganjar menanggapi dengan santai atau tidak emosional, maka akan memunculkan persepsi publik bahwa gubernur Jawa Tengah itu sedang terzalimi. "Sehingga potensial menaikkan simpati publik dan pada gilirannya menaikkan elektabilitasnya," pungkasnya.
Baca juga: PDIP Persilakan Ganjar 'Angkat Kaki' Jika Dipinang Partai Lain di Pilpres 2024
Lihat Juga :