Lebih Suka Jokowi Dukung Capres di 2024, Publik Tak Setuju UUD 1945 Diubah

Minggu, 23 Mei 2021 - 21:20 WIB
Sementara mereka yang setuju mengubah periode jabatan presiden dalam UUD 1945 sebanyak 28,68%, 1,49% tidak tahu, dan 0,33% tidak menjawab. Publik juga tak ingin Jokowi menjadi calon wakil presiden di 2024.

Penolakan ini mendominasi hasil survei sebesar 71,65%. Sementara 25,3% menyatakan setuju, 2,18% menyatakan tidak tahu, dan 0,17% tidak menjawab. Ketimbang mencalonkan diri, masyarakat lebih suka Jokowi mendukung salah satu calon dan menyatakannya secara terbuka.

Baca juga: Puan Bakal Mati-matian Lawan Ganjar di PDIP untuk Pilpres 2024

Sebanyak 74,13% responden menyatakan setuju Jokowi mendukung satu calon untuk meneruskan program-programnya. Sementara hanya 23,88% yang tidak setuju, 1,65% menyatakan tidak tahu dan 0,33% tidak menjawab.

Survei dilaksanakan terhadap 1.200 responden di 34 provinsi melalui telepon pada 26 April – 8 Mei 2021 dengan tingkat kesalahan atau margin of error +/- 2,9% dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!