Ketum PP Muhammadiyah: Sebaiknya Tidak Salat Idul Fitri di Lapangan atau Masjid
Sabtu, 23 Mei 2020 - 13:16 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir kembali menegaskan agar masyarakat menjalankan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah. Foto/SINDOphoto
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali menegaskan agar masyarakat menjalankan Salat Idul Fitri 1441 Hijriah di rumah. Warga di zona hijau pun diminta mengutamakan pencegahan penularan Sars Cov-II.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menerangkan sebagai kaum muslim kadang merasa ada sesuatu yang hilang atau tidak afdol ketika tidak menunaikan Idul Fitri di lapangan atau masjid. (Baca juga: Presiden Jokowi dan Ibu Negara Ucapkan Selamat Idul Fitri)
“Namun, karena keadaan darurat pandemi, kita melaksanakan shalat idul fitri di rumah atau kediaman masing-masing bagi yang menghendaki,” ujarnya melalui akun twitter @HaedarNs, Sabtu (23/5/2020).
Haedar pun menjelaskan tidak menjadi dosa atau ada ancaman agama bagi tidak menunaikan ibadah Salat Idul Fitri. Alasannya, Salat Idul Fitri merupakan ibadah sunah. Dia meminta warga yang berada di zona hijau untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan pencegahan penyebaran virus Sars Cov-II.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menerangkan sebagai kaum muslim kadang merasa ada sesuatu yang hilang atau tidak afdol ketika tidak menunaikan Idul Fitri di lapangan atau masjid. (Baca juga: Presiden Jokowi dan Ibu Negara Ucapkan Selamat Idul Fitri)
“Namun, karena keadaan darurat pandemi, kita melaksanakan shalat idul fitri di rumah atau kediaman masing-masing bagi yang menghendaki,” ujarnya melalui akun twitter @HaedarNs, Sabtu (23/5/2020).
Haedar pun menjelaskan tidak menjadi dosa atau ada ancaman agama bagi tidak menunaikan ibadah Salat Idul Fitri. Alasannya, Salat Idul Fitri merupakan ibadah sunah. Dia meminta warga yang berada di zona hijau untuk tetap berhati-hati dan mengutamakan pencegahan penyebaran virus Sars Cov-II.
Lihat Juga :