Rekaman Dibuka, Muncul Kode ‘Percetakan Negara' untuk Sewa Pesawat Juliari
Rabu, 19 Mei 2021 - 21:36 WIB
Adi: Ya sudah private jet itu dibayar berapa? Tepatnya berapa dan bayar ke mana?
Selvy: Transfer langsung boleh, ke saya boleh.
Adi: Berapa? Rupiah apa dolar?
Selvy: 400 ribu, USD (suara tidak terdengar lagi).
Baca juga: Dugaan Korupsi Bansos COVID-19 Rp100 Triliun, Prof Zubairi: Korupsi adalah Pandemi Nyata
Jaksa kemudian mengonfirmasi Selvy yang dihadirkan sebagai saksi pada persidangan hari ini, terkait istilah 'percetakan negara'. Selvy berdalih bahwa 'percetakan negara' yang dimaksud Adi Wahyono dalam percakapan tersebut hanya sebatas guyonan.
"Adi Wahyono bilang dia akan minta ke percetakan negara, kok saudara ketawa? Dia (bilang), 'Saya akan minta ke percetakan negara'. Maksudnya apa ini?" tanya salah seorang jaksa.
"Enggak tahu. Itu bercanda, Pak. Memang suka bercanda Pak Adi," dalih Selvy.
Selvy: Transfer langsung boleh, ke saya boleh.
Adi: Berapa? Rupiah apa dolar?
Selvy: 400 ribu, USD (suara tidak terdengar lagi).
Baca juga: Dugaan Korupsi Bansos COVID-19 Rp100 Triliun, Prof Zubairi: Korupsi adalah Pandemi Nyata
Jaksa kemudian mengonfirmasi Selvy yang dihadirkan sebagai saksi pada persidangan hari ini, terkait istilah 'percetakan negara'. Selvy berdalih bahwa 'percetakan negara' yang dimaksud Adi Wahyono dalam percakapan tersebut hanya sebatas guyonan.
"Adi Wahyono bilang dia akan minta ke percetakan negara, kok saudara ketawa? Dia (bilang), 'Saya akan minta ke percetakan negara'. Maksudnya apa ini?" tanya salah seorang jaksa.
"Enggak tahu. Itu bercanda, Pak. Memang suka bercanda Pak Adi," dalih Selvy.
Lihat Juga :