Ketua Komisi X : Kasus Guru Terlilit Pinjol Cermin Buruk Nasib Honorer di Indonesia

Rabu, 19 Mei 2021 - 06:33 WIB
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda. Dok SINDONEWS
JAKARTA – Mencuatnya kasus pinjaman online yang membelit seorang guru TK di Sukun, Malang, Jawa Timur memicu keprihatinan banyak kalangan. Kasus ini menjadi cerminan betapa rentannya nasib guru honorer dalam memenuhi kebutuhan hidup mereka.

“Kami sangat prihatin mengikuti kasus terjeratnya seorang guru honorer dalam pinjaman online. Ironisnya pinjaman itu mulanya digunakan untuk biaya menyelesaikan Pendidikan strata satu (S1) yang disyaratkan tempatnya mengajar,” ujar ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, Rabu (19/5/2021).



Huda menilai kasus seorang guru honorer terjerat pinjaman online hingga puluhan juta tidak sekadar kisah sadisnya operator pinjaman online dalam memangsa korban tetapi lebih dari itu kasus ini menjadi cerminan betapa mirisnya nasib guru honorer di tanah air. Dengan gaji sekadarnya mereka harus menjalankan kewajiban mengajar di sisi lain mereka harus berjibaku untuk memenuhi kebutuhan sehari-sehari termasuk peningkatan kapasitas diri. “Kasus ini harus ditangkap sebagai potret buram Pendidikan di tanah air terutama bagaimana masih minimnya perhatian pemerintah kepada nasib guru honorer,” ujarnya. (Baca Juga :Masih Mau Ngutang ke Pinjol Ilegal? Nih Kasus-Kasusnya)

Politikus PKB ini berharap pemerintah segera merealisasikan pengangkatan sejuta guru honorer menjadi ASN. Saat ini program pengangkatan sejuta guru honorer menjadi ASN masih dalam tahap pendaftaran di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sedangkan proses seleksi akan dilakukan dalam tiga tahap yakni yakni tahap I pada bulan Agustus 2021, tahap II pada bulan Oktober 2021 dan tahap III pada bulan Desember 2021. “Kami berharap proses tersebut segera dilaksanakan secara fair dan terbuka sehingga memberikan harapan bagi percepatan kesejahteraan para guru honorer,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!