Ahli Psikologi Forensik Sebut Kasus Sate Sianida Termasuk Pembunuhan Berencana
Rabu, 05 Mei 2021 - 05:59 WIB
Pengirim sate sianida, Nani Aprilliani (25) usai ditangkap oleh Polres Bantul, DIY. FOTO/DOK.ANTARA
JAKARTA - Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel mengatakan, tindakan Nani Aprilliani (25), pengirim sate mengandung racun sianida yang membuat anak pengemudi ojek online meninggal dunia, termasuk perilaku pembunuhan berencana. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHP.
"Perencanaan dalam Pasal 340 KUHP ditinjau berdasarkan langkah demi langkah bagi perilaku membunuhnya, bukan pada siapa yang rencananya akan dibunuh dan siapa yang kemudian terbunuh. Namun, bagaimana pembunuhannya, aksinya dirancang oleh si pelaku," katanya pada wartawan, Selasa (4/5/2021).
Menurutnya, dari sisi modus, Nani membeli racun, membubuhkannya ke dalam sate, lalu menyewa jasa ojol untuk mengantarkan sate itu. Meski sate itu dimakan orang lain, tetap saja rangkaian itu perilaku pembunuhan berencana.
Baca juga: Ada Racun Jenis C di Bumbu Sate, Polisi Buru Perempuan Pengirim Takjil Maut
Terkait apakah Nani bakal dikenai hukuman maksimal, berupa hukuman mati atau seumur hidup, meski yang tewas itu bukanlah pihak yang ditargetkan, menurut Reza, nanti akan ditentukan berdasarkan mensrea atau niat jahat si Nani.
"Perencanaan dalam Pasal 340 KUHP ditinjau berdasarkan langkah demi langkah bagi perilaku membunuhnya, bukan pada siapa yang rencananya akan dibunuh dan siapa yang kemudian terbunuh. Namun, bagaimana pembunuhannya, aksinya dirancang oleh si pelaku," katanya pada wartawan, Selasa (4/5/2021).
Menurutnya, dari sisi modus, Nani membeli racun, membubuhkannya ke dalam sate, lalu menyewa jasa ojol untuk mengantarkan sate itu. Meski sate itu dimakan orang lain, tetap saja rangkaian itu perilaku pembunuhan berencana.
Baca juga: Ada Racun Jenis C di Bumbu Sate, Polisi Buru Perempuan Pengirim Takjil Maut
Terkait apakah Nani bakal dikenai hukuman maksimal, berupa hukuman mati atau seumur hidup, meski yang tewas itu bukanlah pihak yang ditargetkan, menurut Reza, nanti akan ditentukan berdasarkan mensrea atau niat jahat si Nani.
Lihat Juga :