GAMKI Dorong Masalah Papua Diselesaikan Lewat Pendekatan Humanis
Selasa, 04 Mei 2021 - 20:25 WIB
Sekretaris Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat dalam acara Paskah Nasional dan Dies Natalis ke-59 GAMKI di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Foto/Istimewa
JAKARTA - Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) mendorong persoalan Papua diselesaikan dengan pendekatan kemanusiaan dan kearifan lokal. GAMKI secara aktif berusaha untuk membumikan Pancasila di tengah masyarakat yang majemuk.
"GAMKI secara aktif berusaha untuk membumikan Pancasila di tengah masyarakat yang majemuk. Dan prioritas lainnya adalah ikut serta dalam menyusun bagaimana cara menyelesaikan persoalan Papua dengan pendekatan humanis dan local wisdom," ujar Sekretaris Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat dalam acara Paskah Nasional dan Dies Natalis ke-59 GAMKI di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Baca juga: Dorong Pendekatan Pembangunan, Belasan Tokoh Papua Berharap Label Teroris KKB Dicabut
Dalam pelaksanaan Dies Natalis ini, program kerja GAMKI di berbagai bidang dan daerah dipaparkan. "Dalam program ketenagakerjaan GAMKI bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja RI melakukan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di beberapa lahan milik Gereja. BLK yang dibangun antara lain untuk pelatihan pertanian, multimedia, dan teknik las. Selain itu, bersama Kemenaker, GAMKI juga memberikan bantuan usaha untuk 19 komunitas, antara lain usaha hasil bumi buah pala, ternak ikan lele, fotokopian, dan lainnya," tuturnya.
Selain itu, program GAMKI juga memberikan beasiswa secara penuh kepada mahasiswa yang kurang mampu dari berbagai daerah sebanyak 40 mahasiswa bekerja sama dengan International Women University di Bandung. "Para penerima beasiswa berasal dari berbagai daerah, terkhusus daerah tertinggal, antara lain Mentawai, Sumba, Papua, dan lainnya. Saat ini para mahasiswa mengikuti kuliah virtual, namun selepas pandemi ini, mereka akan berkuliah di Bandung dan mendapat pendampingan dari GAMKI dan Gereja setempat," katanya.
Sahat mengatakan di periode ini, DPP GAMKI memberikan prioritas kepada program pembangunan SDM dan pemberdayaan masyarakat di daerah tertinggal. Selain itu, bahu-membahu bersama organisasi kepemudaan lainnya untuk menjaga toleransi dan hubungan antar agama di Indonesia.
Adapun acara bertajuk "Usahakan Kesejahteraan Kota Dimana Kamu Berada dan Doakanlah!" dengan subtema "Meneguhkan Nasionalisme dan Ekumenisme Dengan Nilai-Nilai Pancasila" itu dihadiri oleh Dirjen Bimas Kristen, Prof Thomas Pentury, Direktur Keamanan Negara, Brigjen Pol Umar Effendi, Ketua Umum MPH PGI, Pdt Gomar Gultom, dan dari negara sahabat, mewakili Kedubes Federasi Rusia, Dimitry Morozenkov.
"GAMKI secara aktif berusaha untuk membumikan Pancasila di tengah masyarakat yang majemuk. Dan prioritas lainnya adalah ikut serta dalam menyusun bagaimana cara menyelesaikan persoalan Papua dengan pendekatan humanis dan local wisdom," ujar Sekretaris Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat dalam acara Paskah Nasional dan Dies Natalis ke-59 GAMKI di Hotel Royal Kuningan, Jakarta, Jumat (30/4/2021). Baca juga: Dorong Pendekatan Pembangunan, Belasan Tokoh Papua Berharap Label Teroris KKB Dicabut
Dalam pelaksanaan Dies Natalis ini, program kerja GAMKI di berbagai bidang dan daerah dipaparkan. "Dalam program ketenagakerjaan GAMKI bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja RI melakukan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di beberapa lahan milik Gereja. BLK yang dibangun antara lain untuk pelatihan pertanian, multimedia, dan teknik las. Selain itu, bersama Kemenaker, GAMKI juga memberikan bantuan usaha untuk 19 komunitas, antara lain usaha hasil bumi buah pala, ternak ikan lele, fotokopian, dan lainnya," tuturnya.
Selain itu, program GAMKI juga memberikan beasiswa secara penuh kepada mahasiswa yang kurang mampu dari berbagai daerah sebanyak 40 mahasiswa bekerja sama dengan International Women University di Bandung. "Para penerima beasiswa berasal dari berbagai daerah, terkhusus daerah tertinggal, antara lain Mentawai, Sumba, Papua, dan lainnya. Saat ini para mahasiswa mengikuti kuliah virtual, namun selepas pandemi ini, mereka akan berkuliah di Bandung dan mendapat pendampingan dari GAMKI dan Gereja setempat," katanya.
Sahat mengatakan di periode ini, DPP GAMKI memberikan prioritas kepada program pembangunan SDM dan pemberdayaan masyarakat di daerah tertinggal. Selain itu, bahu-membahu bersama organisasi kepemudaan lainnya untuk menjaga toleransi dan hubungan antar agama di Indonesia.
Adapun acara bertajuk "Usahakan Kesejahteraan Kota Dimana Kamu Berada dan Doakanlah!" dengan subtema "Meneguhkan Nasionalisme dan Ekumenisme Dengan Nilai-Nilai Pancasila" itu dihadiri oleh Dirjen Bimas Kristen, Prof Thomas Pentury, Direktur Keamanan Negara, Brigjen Pol Umar Effendi, Ketua Umum MPH PGI, Pdt Gomar Gultom, dan dari negara sahabat, mewakili Kedubes Federasi Rusia, Dimitry Morozenkov.
Lihat Juga :