Belum Ada Kepastian Soal Haji 2021, PKS Dorong Kepiawaian Diplomasi Pemerintah

Selasa, 04 Mei 2021 - 08:40 WIB
Kedua, Bukhori melanjutkan, kesulitan tidak hanya dirasakan oleh calon jemaah haji, tetapi juga tim Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI yang sampai saat ini belum bisa memperoleh visa kunjungan untuk melakukan observasi dan persiapan langsung di Tanah Suci. Sebab, kata dia, kegiatan itu dibutuhkan untuk memastikan kelancaran prosedur tetap pelaksanaan haji di masa Pandemi Covid-19 apabila sudah diperoleh kepastian.

Dia pun kembali mendesak pemerintah untuk lebih progresif dalam memainkan peran diplomasinya. Anggota Panja Haji DPR ini mengatakan, pemerintah harus mampu meyakinkan Kerajaan Arab Saudi bahwa vaksin Sinovac yang sudah disuntikan ke mayoritas calon jamaah haji Indonesia aman dan akan segera memperoleh sertifikasi dari WHO pada akhir Mei 2021 sebagaimana disampaikan oleh juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 pada 14 April silam.

“Sampai saat ini calon jamaah haji yang sudah menerima vaksin sebanyak 2 kali jumlahnya lebih dari 50% dari total calon jamaah haji untuk keberangkatan 2021. Sehingga, tidak mungkin calon jamaah haji kita harus divaksin ulang dengan vaksin berbeda. Sebab, dari segi kesehatan belum ada kajian medis apakah hal tersebut aman bagi mereka,” kata Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Sebab itu, kata Bukhori, pilihan paling rasional adalah kepiawaian pemerintah Indonesia dalam menyusun strategi diplomasi yang bermartabat. "Sehingga, seminimal mungkin, kita bisa memperoleh kepastian haji pada tahun ini,"pungkasnya. Rico Afrido Simanjuntak
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!