Unggah Foto Sekolah Online Peringati Hardiknas, Jokowi: Jangan Pernah Lunglai
Minggu, 02 Mei 2021 - 10:30 WIB
Presiden Jokowi meminta para guru dan siswa tidak lelah menghadapi pandemi Covid-19. Foto/instragram @jokowi
JAKARTA - Memperingati Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) 2 Mei di tengah pandemi Covid-19, Presiden Jokowi meminta para siswa untuk terus menjaga semangat memuntut ilmu. Meski telah setahun dilanda Covid-19, siswa diminta untuk tidak lemah.
Hal itu dikatakan Jokowi melalui postingan akun instagramnya @jokowi. Dalam postingan tersebut Jokowi mengunggah sebuah sebuah foto ucapan Hardiknas yang syarat dengan arti.
Baca juga: Punya Tokoh Kontra Jokowi, Partai Ummat Dinilai Ingin Ambil Ceruk Oposisi
Foto bertuliskan selamat hari Pendidikan Nasional tersebut memperlihatkan kondisi belajar mengajar di dalam kelas. Di dalam ruangan yang diisi oleh aktivitas guru dan siswa yang tengah melakukan proses belajar mengajar.
Meski terlihat suasana belajar pada umumnya yang terdapat papan tulis lengkap dengan penghapus dan spridol. Namun, gambar seolah tersebut memperlihatkan kondisi sekolah dengan menggunakan media daring.
Tidak ada sosok nyata melainkan hanya terlihat layar-layar guru dan siswa yang tengah belajar. Hal itu seolah mencerminkan kondisi pendidikan selama satu tahun terakhir yang dilakukan dengan menggunakan media daring.
Hal itu dikatakan Jokowi melalui postingan akun instagramnya @jokowi. Dalam postingan tersebut Jokowi mengunggah sebuah sebuah foto ucapan Hardiknas yang syarat dengan arti.
Baca juga: Punya Tokoh Kontra Jokowi, Partai Ummat Dinilai Ingin Ambil Ceruk Oposisi
Foto bertuliskan selamat hari Pendidikan Nasional tersebut memperlihatkan kondisi belajar mengajar di dalam kelas. Di dalam ruangan yang diisi oleh aktivitas guru dan siswa yang tengah melakukan proses belajar mengajar.
Meski terlihat suasana belajar pada umumnya yang terdapat papan tulis lengkap dengan penghapus dan spridol. Namun, gambar seolah tersebut memperlihatkan kondisi sekolah dengan menggunakan media daring.
Tidak ada sosok nyata melainkan hanya terlihat layar-layar guru dan siswa yang tengah belajar. Hal itu seolah mencerminkan kondisi pendidikan selama satu tahun terakhir yang dilakukan dengan menggunakan media daring.
Lihat Juga :