Perjalanan Partai Ummat, Partai Baru Amien Rais yang Dideklarasikan Hari Ini
Kamis, 29 April 2021 - 10:37 WIB
Pada 21 Juli 2020, Amien Rais menyebut dirinya sudah tidak ada di PAN. Amien menyebut dirinya dikeluarkan dari partai yang didirikannya pada 23 Agustus 1998 tersebut.
"Saya sudah tidak di PAN sama sekali. Saya sudah dikeluarkan oleh anak buah saya karena berbeda prinsip," ujar Amien dalam diskusi 'Bahaya Komunisme Di Dunia Islam - Prof Dr H Muhammad Amien Rais & KH Tengku Zulkarnain' yang juga ditayangkan di channel YouTube UTZ Official.
Baca juga: Pimpin Partai Ummat, Ridho Rahmadi Jadi Ketua Umum Parpol Termuda
Tokoh Muhammadiyah ini mengatakan, dia sempat menyampaikan kepada kader-kader PAN agar berhitung dengan rasional terkait dukungan kepada rezim sekarang. "Berhitunglah dengan rasio, di atas itu juga berhitung dengan keimanan, kalau Anda tetap ingin dukung rezim ini, itu jelas sesuatu langkah keliru bin salah. Tidak ada rasionalisasinya," ujar Amien seraya menyebut rezim ini akan tenggelam.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini pun kembali menegaskan dirinya sudah tidak di PAN. "Saya sudah tidak di PAN lagi, saya sudah dikeluarin anak-anak buah saya karena saya tidak setuju gabung rezim yang sudah tidak ketulungan itu, sementara mereka tetap yakin dengan gabung akan dapat logistik, akan dapat segala macam," pungkas Amien.
Pada saat Peringatan HUT ke-22 PAN, 23 Agustus 2020, Amien Rais absen. Ketua Dewan Kehormatan (Wanhor) PAN Soetrisno Bachir (SB) saat memberikan sambutan hampir menitikkan air mata dan hening. Kala itu, dia hendak menyampaikan terima kasihnya kepada Amien Rais. Dia berharap Amien Rais tetap bersama PAN. "Kami mengharapkan Profesor Doktor Amien Rais selalu bersama-sama kita untuk membawa PAN lebih besar dari sekarang," harapnya.
Baca juga: Mengenal Ridho Rahmadi, Menantu Amien Rais Calon Ketua Umum Partai Ummat
"Saya sudah tidak di PAN sama sekali. Saya sudah dikeluarkan oleh anak buah saya karena berbeda prinsip," ujar Amien dalam diskusi 'Bahaya Komunisme Di Dunia Islam - Prof Dr H Muhammad Amien Rais & KH Tengku Zulkarnain' yang juga ditayangkan di channel YouTube UTZ Official.
Baca juga: Pimpin Partai Ummat, Ridho Rahmadi Jadi Ketua Umum Parpol Termuda
Tokoh Muhammadiyah ini mengatakan, dia sempat menyampaikan kepada kader-kader PAN agar berhitung dengan rasional terkait dukungan kepada rezim sekarang. "Berhitunglah dengan rasio, di atas itu juga berhitung dengan keimanan, kalau Anda tetap ingin dukung rezim ini, itu jelas sesuatu langkah keliru bin salah. Tidak ada rasionalisasinya," ujar Amien seraya menyebut rezim ini akan tenggelam.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini pun kembali menegaskan dirinya sudah tidak di PAN. "Saya sudah tidak di PAN lagi, saya sudah dikeluarin anak-anak buah saya karena saya tidak setuju gabung rezim yang sudah tidak ketulungan itu, sementara mereka tetap yakin dengan gabung akan dapat logistik, akan dapat segala macam," pungkas Amien.
Pada saat Peringatan HUT ke-22 PAN, 23 Agustus 2020, Amien Rais absen. Ketua Dewan Kehormatan (Wanhor) PAN Soetrisno Bachir (SB) saat memberikan sambutan hampir menitikkan air mata dan hening. Kala itu, dia hendak menyampaikan terima kasihnya kepada Amien Rais. Dia berharap Amien Rais tetap bersama PAN. "Kami mengharapkan Profesor Doktor Amien Rais selalu bersama-sama kita untuk membawa PAN lebih besar dari sekarang," harapnya.
Baca juga: Mengenal Ridho Rahmadi, Menantu Amien Rais Calon Ketua Umum Partai Ummat
Lihat Juga :