Belajar dari India, DPR Ingatkan Jangan Euforia Berlebihan Usai Vaksinasi

Senin, 26 April 2021 - 07:32 WIB
"Terhadap fenomena mulai bermunculan di beberapa daerah kita setelah divaksin dan berkaca dari negara India, maka wajib hukumya protokol kesehatan digunakan dalam setiap kesepatan dan kegiatan dengan menerapkan wajib 5M, mengingat hanya dengan cara inilah yang paling efektip kita bisa terhindar dari paparan virus," tegasnya.

Baca juga: 48 Tunanetra dan Lansia Jalani Program Vaksinasi Covid-19

Oleh karena itu, Rahmad menegaskan, terhadap kesalahpahaman dan kekurangtahuan masyarakat terhadap vaksin dan fungsinya, ia mendorong seluruh pihak yang berkepentingan baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda), tenaga kesehatan (nakes) serta seluruh fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di manapun berada untuk menyosialiasi dan mengedukasi masyarakat, bahwa setelah vaksinasi wajib hukumnya untuk tetap melakukan penerapan protokol kesehatan.

Rahmad mengusulkan, dalam setiap kegiatan vaksinasi perlu dibuat desk tersendiri untuk menyosialisasikan hal tersebut, baik dalam bentuk nasihat dari petugas, pengumuman lewat selebaran, maupun bentuk lainnya agar setelah vaksinasi setiap orang harus dan wajib menerapkan protokol kesehatan. Karena edukasi dan sosialisasi menjadi sangat penting dan menjadi kunci dalam perang melawan Covid-19, terlebih setelah ditemukanya kasus terpapar Covid-19 setelah divaksinasi.

"Sangat dimungkinkan terpapar Covid-19 setelah divaksin dikarenakan lalai dan abai terhadap protokol lesehatan. Bila edukasi dan sosialisasi berjaan baik dan masyarakat mengerti apa fungsi dan kerja vaksin serta masih sangat dimungkinkan akan terkena Covid-19, maka kita yakin kita bisa kendalikan pandemi ini secara bergotong royong," tandas Rahmad.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!