Gempa Megathrust Sumba Pernah Lumat Bali, Tewaskan 1.500 Orang
Jum'at, 16 April 2021 - 19:00 WIB
BMKG mencatat Bali pernah diguncang gempa dahsyat yang menewaskan 1.500 orang pada 1917. Foto/ilustrasi.SINDOnews
JAKARTA - Rentetan gempa tektonik dangkal di zona megathrust Sumba (subduksi selatan Lombok dan Sumbawa) dalam dua hari terakhir menunjukkan gejala yang tidak biasa. Sesuai data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) segmen Megathrust Sumba termasuk relatif sepi dari gempa besar jika dibandingkan segmen megathrust Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.
Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan sejatinya gempa kuat yang dipicu aktivitas zona subduksi selatan Lombok Sumbawa tidaklah banyak. Salah satu gempa besar yang merusak tercatat terjadi di Bali pada 21 Januari 1917. Gempa yang berpusat di sebelah tenggara Pulau Bali ini berdampak guncangan sangat dahsyat mencapai skala intensitas VIII-IX MMI.
”Saking besar korban yang ditimbulkan, gempa ini populer disebut sebagai gejer Bali atau ‘Bali berguncang,” ungkap Daryono melalui akun media sosial pribadinya, Jumat (16/4/2021).
Baca juga: Ulah Lima Siswi Cantik SMA Bikin Gempar, Gunting Seragam Biar Tampil Seksi
Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan sejatinya gempa kuat yang dipicu aktivitas zona subduksi selatan Lombok Sumbawa tidaklah banyak. Salah satu gempa besar yang merusak tercatat terjadi di Bali pada 21 Januari 1917. Gempa yang berpusat di sebelah tenggara Pulau Bali ini berdampak guncangan sangat dahsyat mencapai skala intensitas VIII-IX MMI.
”Saking besar korban yang ditimbulkan, gempa ini populer disebut sebagai gejer Bali atau ‘Bali berguncang,” ungkap Daryono melalui akun media sosial pribadinya, Jumat (16/4/2021).
Baca juga: Ulah Lima Siswi Cantik SMA Bikin Gempar, Gunting Seragam Biar Tampil Seksi
Lihat Juga :