BMKG Sebut 2 Kali Gempa Guncang Zona Megathrust Selatan Lombok-Sumbawa Sejak Kemarin
Jum'at, 16 April 2021 - 11:51 WIB
Namun, Daryono menekankan bahwa zona megathrust bukanlah hal baru. Di Indonesia, zona sumber gempa ini sudah ada sejak jutaan tahun lalu saat terbentuknya rangkaian busur kepulauan Indonesia.
Zona megathrust berada di zona subduksi aktif, seperti: (1) subduksi Sunda mencakup Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumba, (2) subduksi Banda, (3) subduksi Lempeng Laut Maluku, (4) subduksi Sulawesi, (5) subduksi Lempeng Laut Filipina, dan (6) subduksi Utara Papua. Baca juga: BMKG Minta Tetap Waspada Meski Siklon Tropis Surigae Jauhi Indonesia
Sedangkan saat ini, BMKG mengungkapkan bahwa segmen zona megathrust Indonesia sudah dapat dikenali potensinya. Dimana, seluruh aktivitas gempa yang bersumber di zona megathrust disebut sebagai gempa megathrust dan tidak selalu berkekuatan besar.
Zona megathrust berada di zona subduksi aktif, seperti: (1) subduksi Sunda mencakup Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, dan Sumba, (2) subduksi Banda, (3) subduksi Lempeng Laut Maluku, (4) subduksi Sulawesi, (5) subduksi Lempeng Laut Filipina, dan (6) subduksi Utara Papua. Baca juga: BMKG Minta Tetap Waspada Meski Siklon Tropis Surigae Jauhi Indonesia
Sedangkan saat ini, BMKG mengungkapkan bahwa segmen zona megathrust Indonesia sudah dapat dikenali potensinya. Dimana, seluruh aktivitas gempa yang bersumber di zona megathrust disebut sebagai gempa megathrust dan tidak selalu berkekuatan besar.
(kri)
Lihat Juga :